Medan (Humas) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Kota Medan. Faeyza Azril Yudanda berhasil meraih juara III dan medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Piala Gubernur Sumatera Utara MIN Open 2026 yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Lintas Sepatu Roda Dispora Sumut, Kompleks Sport Center, Jalan William Iskandar (Jalan Pancing), Medan. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 7 Kota Medan sekaligus membuktikan bahwa peserta didik madrasah memiliki potensi dan kemampuan untuk berprestasi di bidang olahraga. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat melalui kegiatan positif dan kompetitif.
Kejuaraan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh klub sepatu roda Deli Serdang Inline Skate (DSILS) tersebut diikuti para atlet dari berbagai daerah. Ajang ini menjadi sarana bagi para peserta untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta menunjukkan hasil latihan yang telah dijalani. Persaingan antarpeserta berlangsung sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga sepatu roda. Dalam kompetisi tersebut, Faeyza mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil meraih posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu.
Prestasi yang diraih Faeyza merupakan buah dari semangat, kedisiplinan, ketekunan, dan kerja keras dalam menjalani latihan. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa prestasi peserta didik tidak hanya dapat diraih melalui bidang akademik, tetapi juga melalui pengembangan bakat di bidang olahraga dan keterampilan lainnya. Kesungguhan dalam berlatih, keberanian menghadapi persaingan, serta kemauan untuk terus belajar menjadi modal penting dalam mencapai keberhasilan. Capaian ini diharapkan menjadi awal bagi Faeyza untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
Kepala MIN 7 Kota Medan, Safnita Rahmi Ahkam, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan yang diraih Faeyza. Ia menilai prestasi tersebut merupakan pencapaian yang patut disyukuri dan diapresiasi karena lahir dari proses latihan serta semangat untuk terus berkembang. “Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Faeyza. Medali perunggu ini merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Safnita menyampaikan bahwa keberhasilan peserta didik dalam meraih prestasi tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama orang tua, pelatih, dan lingkungan madrasah. Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Madrasah juga terus mendorong peserta didik agar berani mencoba, mengikuti kompetisi, serta membangun karakter disiplin, percaya diri, dan sportif. “Kami berharap seluruh siswa terus menggali potensi yang dimiliki, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Jangan takut berkompetisi, karena setiap proses dan pengalaman akan menjadi bekal untuk meraih keberhasilan,” pesannya.
Keberhasilan Faeyza menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berperan dalam membangun pengetahuan dan karakter peserta didik, tetapi juga mendukung pengembangan kemampuan di berbagai bidang. Melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari seluruh warga madrasah, MIN 7 Kota Medan berharap semakin banyak siswa yang mampu menunjukkan prestasi dan mengharumkan nama madrasah. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berusaha, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

