Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) PAI di Majelis Taklim Ar Rahman, Komplek DAD, Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menghadirkan Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, sebagai narasumber dalam kajian tafsir Al-Qur’an. Pada kesempatan tersebut, materi yang disampaikan mengangkat Surah Al-A’raf ayat 96 yang menjelaskan keterkaitan antara keimanan, ketakwaan, dan keberkahan hidup. Melalui kajian ini, jamaah diajak untuk semakin memahami pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, Lela Hamidah menjelaskan bahwa keberkahan hidup memiliki hubungan erat dengan kualitas keimanan dan ketakwaan seseorang kepada Allah SWT. Sebagaimana terkandung dalam Surah Al-A’raf ayat 96, Allah SWT menjanjikan keberkahan dari langit dan bumi bagi penduduk suatu negeri yang beriman dan bertakwa. Ayat tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa memperkuat keimanan serta meningkatkan ketakwaan dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat. “Keberkahan hidup tidak hanya diukur dari banyaknya harta yang dimiliki, tetapi juga dari ketenteraman hati, kesehatan, keharmonisan keluarga, dan kehidupan yang dipenuhi kebaikan,” ungkap Lela Hamidah.
Selain membahas makna keberkahan, kajian ini juga mengajak jamaah untuk memahami pentingnya menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia. Nilai-nilai keimanan dan ketakwaan perlu diwujudkan melalui peningkatan ibadah, perilaku terpuji, kepedulian sosial, serta sikap saling menghormati. Sementara itu, keberkahan dalam keluarga dapat dibangun melalui suasana yang harmonis, saling menyayangi, dan menjadikan ajaran agama sebagai pedoman bersama. Dengan demikian, pesan yang terkandung dalam Surah Al-A’raf ayat 96 dapat diterapkan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan.
Kegiatan Bimluh PAI di Majelis Taklim Ar Rahman menjadi sarana bagi jamaah untuk memperdalam pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an sekaligus mengaitkannya dengan realitas kehidupan. Melalui kajian tafsir, jamaah memperoleh penguatan spiritual mengenai pentingnya menjadikan iman dan takwa sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. Senada dengan hal itu, keberadaan majelis taklim memiliki peran penting sebagai wadah pembelajaran agama dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kajian tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat jamaah untuk terus belajar, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam.
Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui kegiatan Bimluh PAI. Pembinaan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan agama, tetapi juga mendorong pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial. Selain itu, kajian Al-Qur’an menjadi sarana untuk memperkuat spiritualitas serta membangun kesadaran umat dalam menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk menjadikan ajaran agama sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Melalui kajian Surah Al-A’raf ayat 96, jamaah diharapkan semakin memahami bahwa keimanan dan ketakwaan merupakan fondasi penting dalam meraih keberkahan hidup. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas ibadah, keharmonisan keluarga, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Majelis Taklim Ar Rahman juga diharapkan terus menjadi wadah bagi kaum ibu untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an dapat senantiasa menjadi pedoman dalam mewujudkan kehidupan yang tenteram, harmonis, dan penuh keberkahan.

