Penyuluh KUA Medan Sunggal Gelar Bimbingan Rohani di RSU Bina Kasih

Medan Sunggal – Keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal di bawah naungan Kementerian Agama Kota Medan kembali menunjukkan komitmen pelayanannya melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan (BP) rohani Kristen. Kegiatan yang menyasar para pasien rawat inap ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih, Jalan TB. Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, pada Selasa (3/11/2026). Kehadiran para penyuluh disambut hangat sebagai wujud nyata kepedulian negara dalam memberikan penguatan mental dan spiritual bagi warga yang sedang sakit.

Pelayanan rohani ini dipimpin langsung oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd., Penyuluh KUA Medan Sunggal, yang menyampaikan pesan motivasi bertajuk “Hidup ini Adalah Kesempatan”. Dalam bimbingannya, beliau mengajak pasien merenungkan firman Tuhan yang tertulis dalam Mazmur 90:12, “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” Melalui nats Alkitab ini, Sindar menekankan bahwa setiap waktu yang Tuhan berikan, termasuk masa-masa sulit di rumah sakit, merupakan kesempatan berharga untuk tetap bersyukur, mempertebal iman, dan berserah penuh kepada kuasa penyembuhan-Nya.

Tidak sendirian, misi kemanusiaan dan keagamaan ini juga diperkuat oleh kehadiran Ruminna Sinaga, M.Pd., yang turut mengambil bagian penting sebagai sesama Penyuluh Kristen. Dalam sesi layanannya, Ruminna membawakan materi penguatan iman berjudul “Hidup Penuh dengan Perjuangan”. Kehadiran kolaboratif kedua penyuluh fungsional KUA Medan Sunggal ini memberikan sentuhan penghiburan yang mendalam, mengingatkan para pasien bahwa perjuangan melawan penyakit tidak dilakukan sendirian, melainkan berjalan bersama penyertaan Tuhan yang tiada tara.

Sepanjang pelaksanaan bimbingan rohani, jalannya kegiatan didampingi secara setia oleh Timotius Barus selaku penanggung jawab kegiatan di lapangan. Dengan penuh ketulusan, beliau mengawal para penyuluh bergerak dari satu kamar ke kamar lainnya, memastikan setiap pasien rawat inap mendapatkan porsi pelayanan doa dan motivasi yang merata. Kehadiran Timotius sebagai fasilitator internal menegaskan sinergi yang kuat dan tertata rapi dalam menyukseskan program bimbingan mental spiritual di lingkungan fasilitas kesehatan.

Respons haru dan penuh syukur mengalir langsung dari para pasien yang mendapat kunjungan pelayanan pastoral ini. Mereka menyampaikan terima kasih yang mendalam atas untaian doa serta motivasi segar yang ditiupkan oleh para utusan Kementerian Agama. Salah seorang perwakilan pasien mengungkapkan bahwa pendampingan rohani seperti ini sangat membakar semangat mereka untuk tabah menghadapi masa kritis, sekaligus memohon doa agar Tuhan menyegerakan mukjizat kesembuhan dan memulihkan kesehatan mereka seperti sediakala.

Suasana pelayanan terasa semakin khidmat berkat dukungan penuh dan sambutan terbuka dari para tenaga medis (paramedis) yang sedang bertugas di RSU Bina Kasih. Dengan senang hati dan tangan terbuka, para perawat serta staf rumah sakit mempersilahkan Tim Penyuluh Rohani KUA Medan Sunggal untuk berinteraksi dengan pasien. Dukungan profesional ini menciptakan iklim penyembuhan yang holistik, di mana perawatan medis kedokteran berjalan beriringan dengan pemulihan psikologis melalui pendekatan iman.

Bahkan, dalam beberapa momen yang menyentuh, para tenaga medis yang sedang berjaga tidak ragu untuk meleburkan diri, ikut serta memberikan semangat dan mengamini doa bersama di samping tempat tidur pasien. Sinergi indah antara Penyuluh Rohani Kemenag Kota Medan, penanggung jawab kegiatan, dan paramedis ini membuktikan bahwa pelayanan kemanusiaan lintas sektoral di wilayah Kota Medan berjalan dengan sangat harmonis demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat, baik lahir maupun batin.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *