Hadirkan Penguatan Iman bagi Pasien, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Gelar Pembinaan Rohani di RS Royal Prima

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat pelayanan keagamaan melalui pembinaan rohani di lingkungan fasilitas kesehatan. Kali ini, kegiatan Bimbingan Rohani (Bimroh) dilaksanakan di Rumah Sakit Royal Prima, Jalan Ayahanda Nomor 68A, Kecamatan Medan Petisah, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian penyuluh agama dalam memberikan pendampingan spiritual kepada pasien serta masyarakat yang membutuhkan penguatan iman. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, semangat, dan pengharapan bagi mereka yang sedang menjalani proses pengobatan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rudi Nainggolan, S.Th., Remulus Situmorang, S.Th., Bung Andyra Parhusip, S.Th., Novina Baraja, S.Th., Daniel Malau, S.Th., Asima Manik, S.Th., dan Mahla Tarigan, S.Th. Para penyuluh hadir untuk memberikan pelayanan rohani sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menguatkan. Dalam pelaksanaannya, pembinaan rohani diarahkan untuk mengingatkan bahwa setiap manusia membutuhkan kekuatan spiritual dalam menghadapi berbagai keadaan kehidupan, termasuk ketika mengalami sakit. Pendampingan tersebut juga menjadi wujud kehadiran pelayanan keagamaan yang menyentuh sisi kemanusiaan dan kebutuhan batin masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Rudi Nainggolan, S.Th., menyampaikan pentingnya menjaga iman dan pengharapan ketika seseorang sedang menghadapi ujian kesehatan. Ia mengingatkan bahwa sakit bukanlah alasan untuk kehilangan semangat, melainkan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Selain itu, dukungan rohani dapat membantu seseorang menghadapi proses pengobatan dengan hati yang lebih tenang dan penuh keyakinan. Ia menyampaikan, “Dalam keadaan apa pun, termasuk ketika menghadapi sakit, kita harus tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan, sebab iman memberikan kekuatan bagi kita untuk menjalani setiap proses kehidupan.”

Sementara itu, pembinaan rohani juga menekankan pentingnya menghadirkan kasih, kepedulian, dan perhatian kepada sesama, khususnya mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit. Senada dengan hal itu, para penyuluh mengajak agar nilai-nilai keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam membantu dan menguatkan orang lain. Kehadiran keluarga, lingkungan, serta dukungan spiritual menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada pasien. Pesan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa kepedulian dan kasih merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memberikan penguatan iman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara penyuluh agama dengan masyarakat melalui pelayanan rohani di fasilitas kesehatan. Pelayanan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan dapat menjangkau berbagai lingkungan dan tidak terbatas pada tempat ibadah. Para penyuluh agama memiliki peran untuk hadir memberikan pendampingan sesuai kebutuhan spiritual masyarakat. Dengan demikian, keberadaan penyuluh di lingkungan rumah sakit diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien, keluarga, maupun masyarakat yang membutuhkan penguatan batin.

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Medan berharap kegiatan pembinaan rohani di RS Royal Prima dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penguatan spiritual diharapkan mampu menumbuhkan ketabahan, kesabaran, dan semangat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Nilai-nilai kasih, kepedulian, serta pengharapan juga diharapkan semakin tumbuh dalam diri setiap orang. Dengan iman yang kuat dan dukungan rohani yang berkelanjutan, setiap individu diharapkan mampu menjalani proses kehidupan dengan lebih tegar dan penuh pengharapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *