Dua Motivator Inspiratif Bangkitkan Semangat Belajar Murid MAN 3 Medan

Medan (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan menggelar kegiatan motivasi pendidikan dengan menghadirkan dua motivator, yakni Dr. H. Amhar Nasution, MA dan Kombes Pol. Purn. Jhon Hendry, SH., MH. Kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat belajar, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membentuk karakter positif peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan. Melalui kegiatan ini, para murid diharapkan semakin termotivasi untuk meraih prestasi dengan berlandaskan ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak mulia.

Dalam penyampaian materinya, Amhar Nasution menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai salah satu bentuk keutamaan dalam kehidupan seorang muslim. Ia menyampaikan bahwa duduk di majelis ilmu merupakan amalan yang memiliki kedudukan istimewa karena Allah Swt. akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Oleh karena itu, para murid diingatkan untuk senantiasa menghargai setiap kesempatan belajar dan menjadikan ilmu sebagai bekal utama dalam menjalani kehidupan.

Lebih lanjut, Amhar Nasution menyampaikan bahwa ilmu merupakan kunci untuk meraih kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat. Ia mengingatkan bahwa siapa pun yang ingin meraih keberhasilan dunia, akhirat, maupun kebahagiaan keduanya harus menempuh jalan ilmu. Ia juga berpesan agar para murid tidak pernah merasa cukup dalam menuntut ilmu serta senantiasa meneladani kebaikan, bersikap rendah hati, dan tawadhu. Menurutnya, semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin baik pula akhlak dan kerendahan hatinya.
Sementara itu, motivator kedua, Kombes Pol. Purn. Jhon Hendry, SH., MH menyampaikan materi tentang prinsip-prinsip kehidupan yang dapat menjadi pedoman bagi generasi muda dalam meraih kesuksesan. Ia memperkenalkan empat filsafat hidup, yaitu iman agar hidup bermakna, ilmu agar hidup terarah, tabah agar hidup menjadi kuat, serta seni agar hidup menjadi indah. Keempat prinsip tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi murid dalam membangun kehidupan yang seimbang, bermakna, dan penuh tujuan.

Selain empat filsafat hidup, Jhon Hendry juga menguraikan delapan kunci kehidupan yang perlu ditanamkan dalam diri setiap peserta didik, yaitu jujur, berani, setia, menjaga harga diri, sungguh-sungguh, sopan santun, murah hati, serta disiplin dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter dan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan murid, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Kepala MAN 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan motivasi pendidikan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam memberikan penguatan motivasi, wawasan, dan pembinaan karakter kepada peserta didik melalui pengalaman serta nasihat dari para narasumber yang kompeten. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para murid semakin menyadari pentingnya ilmu, memperkuat keimanan, serta membiasakan diri dengan akhlak mulia, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Jadikan setiap pesan yang disampaikan sebagai motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, dan madrasah,” pesannya.

Melalui kegiatan motivasi pendidikan ini, MAN 3 Medan berharap dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan. Kehadiran kedua motivator memberikan perspektif yang saling melengkapi, yakni pentingnya ilmu dan akhlak dalam pandangan keagamaan serta nilai-nilai kehidupan sebagai bekal meraih masa depan. Dengan demikian, para murid diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *