Bangun Sinergi Kelembagaan, Kepala KUA Medan Sunggal Terima Kunjungan STAIS Hikmatul Fadillah

Medan (Humas) – Dalam rangka membangun sinergi kelembagaan dan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap peran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menerima kunjungan dari Sekolah Tinggi Agama Islam Swasta (STAIS) Hikmatul Fadillah Kota Medan di Kantor MUI Kota Medan, Jalan Nusantara Nomor 3, Kelurahan Kota Matsum III, Kota Medan, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr. H. Hasan Maksum, M.Ag., Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr. H. Muhammad Amar Adly, Lc., M.A., Sekretaris Komisi Pendidikan MUI Kota Medan sekaligus Kepala KUA Medan Sunggal, Agus Salim, Ragen Hasibuan dosen pembimbing, serta 15 mahasiswa STAIS Hikmatul Fadillah. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, silaturahmi, dan persahabatan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Muhammad Amar Adly, yang bertindak sebagai pembawa acara sekaligus memandu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Selanjutnya, Ketua Umum MUI Kota Medan, Hasan Matsum, memberikan bimbingan dan arahan kepada para mahasiswa mengenai peran strategis MUI dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat. Dalam arahannya, Hasan Maksum menyampaikan bahwa MUI Kota Medan memiliki berbagai program kolaborasi bersama Pemerintah Kota Medan dan instansi terkait, khususnya dalam bidang keagamaan, kerukunan umat beragama, serta pemberantasan penyakit masyarakat.
“Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dan berbagai instansi terkait, MUI terus berupaya memperkuat kehidupan keagamaan, menjaga kerukunan umat, serta memberantas berbagai penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, geng motor, dan begal. Selain itu, kita juga mendorong peningkatan ekonomi keumatan,” ujar Hasan Maksum.

Selanjutnya, Sekretaris Komisi Pendidikan MUI Kota Medan, Agus Salim, menyampaikan materi mengenai program bimbingan remaja usia sekolah yang menyasar mahasiswa serta pelajar tingkat menengah pertama dan menengah atas. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, mampu menjaga diri dari pengaruh pergaulan negatif, serta mempersiapkan masa depan secara matang. Agus Salim menegaskan bahwa mahasiswa dan pelajar perlu mendapatkan pendampingan agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang, seperti keterlibatan dalam geng motor, judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun pergaulan bebas.
“Kita memiliki program bimbingan remaja usia sekolah yang bertujuan membina generasi muda agar tidak terpengaruh oleh pergaulan negatif. Melalui program ini, kita juga melakukan pencegahan pernikahan usia dini serta memberikan pemahaman bahwa pernikahan harus dipersiapkan dengan matang, baik dari segi usia, kemampuan ekonomi, maupun kesiapan untuk bertanggung jawab,” ungkap Agus Salim.

Sementara itu, dosen pembimbing STAIS Hikmatul Fadillah, Ragen Hasibuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MUI Kota Medan yang telah menerima kunjungan mahasiswa dengan penuh kehangatan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembelajaran di luar kampus, sehingga mahasiswa dapat memperoleh wawasan secara langsung mengenai peran, fungsi, dan program kelembagaan MUI. “Kami sangat berterima kasih karena telah diterima dengan baik di Kantor MUI Kota Medan. Banyak ilmu dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa dari penyampaian Ketua Umum MUI Kota Medan dan Sekretaris Komisi Pendidikan. Semoga ilmu tersebut dapat diamalkan serta menjadi bekal untuk menciptakan kerukunan, kenyamanan, dan kedamaian di Kota Medan,” ujar Ragen Hasibuan

Kunjungan ini merupakan bagian dari program pendidikan STAIS Hikmatul Fadillah dalam memperkenalkan mahasiswa kepada lembaga-lembaga keagamaan yang diakui pemerintah, termasuk MUI sebagai wadah musyawarah para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami pentingnya peran kelembagaan dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum MUI Kota Medan. Kunjungan edukatif ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga keagamaan, sekaligus menanamkan semangat pengabdian kepada mahasiswa agar kelak dapat berkontribusi bagi umat dan masyarakat, bahkan menjadi bagian dari kepengurusan MUI pada masa mendatang.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *