Bekali Calon Pengantin, Penghulu KUA Medan Labuhan Tekankan Pernikahan Sebagai Ibadah Mulia

Medan (Humas). Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Ali Bata Ritonga, Lc MA, kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi para calon pengantin. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Medan Labuhan pada Selasa (02/06/2026), diikuti oleh sebanyak enam pasangan calon pengantin.

Program ini merupakan langkah strategis dalam membekali pasangan yang akan melangsungkan pernikahan agar memiliki bekal ilmu dan pemahaman yang matang untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Acara berlangsung dengan suasana yang khidmat, di mana para peserta tampak antusias dan penuh semangat menyimak setiap materi yang disampaikan.

Dalam arahannya, Ali Bata Ritonga menegaskan bahwa pernikahan dalam pandangan Islam bukan sekadar ikatan hukum atau hubungan lahiriah semata, melainkan sebuah ibadah yang memiliki kedudukan dan nilai kemuliaan yang tinggi.

“Pernikahan adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Ini bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan jalan yang diridhai Allah SWT untuk menjaga kehormatan diri, memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, serta sarana terbaik untuk membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia dan bertakwa,” ujar Ali Bata Ritonga di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bekal pemahaman yang benar tentang hakikat pernikahan menjadi pondasi utama agar rumah tangga yang dibangun nantinya mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan, serta tumbuh menjadi keluarga yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui bimbingan ini, diharapkan setiap pasangan calon pengantin siap secara mental, spiritual, dan pengetahuan untuk mengarungi bahtera rumah tangga sesuai tuntunan agama.

Kegiatan Bimbingan Perkawinan ini rutin dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Medan Labuhan sebagai wujud nyata pelayanan dan pembinaan agama, guna memastikan setiap pernikahan yang tercatat tidak hanya sah secara administrasi, tetapi juga kokoh secara nilai dan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *