Jaga Semangat Hijrah Sepanjang Tahun, Penyuluh Agama Kemenag Medan Ajak Jamaah Istiqamah dalam Ibadah

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Raudhah pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengangkat tema “Istiqamah Setelah Asyura: Menjaga Semangat Ibadah dan Hijrah Sepanjang Tahun.”

Dalam penyuluhan tersebut, H. Abdullah Hakim mengajak jamaah untuk menjadikan momentum bulan Muharram, khususnya Asyura, sebagai titik awal memperkuat komitmen dalam beribadah dan memperbaiki diri. Menurutnya, semangat beribadah yang tumbuh pada momen-momen istimewa hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Asyura tidak hanya berkaitan dengan ibadah tertentu, tetapi juga mengajarkan pentingnya keteguhan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta menjaga akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Abdullah Hakim juga menekankan bahwa makna hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan iman, ketakwaan, dan amal kebajikan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, istiqamah merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas keimanan seorang muslim. Dengan istiqamah, seseorang akan mampu mempertahankan semangat ibadah meskipun telah melewati berbagai momentum keagamaan yang istimewa.

“Asyura hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk terus menjaga semangat hijrah dan ibadah sepanjang tahun. Jangan sampai semangat beramal hanya muncul pada momen tertentu, tetapi harus diwujudkan secara konsisten melalui salat, membaca Al-Qur’an, berzikir, bersedekah, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Inilah bentuk hijrah yang sesungguhnya, yaitu menjadi pribadi yang semakin dekat kepada Allah SWT dan semakin bermanfaat bagi sesama,” ujar H. Abdullah Hakim.

Ia berharap para jamaah dapat menjadikan nilai-nilai yang diperoleh dari momentum Muharram sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme dari jamaah MT Raudhah yang mengikuti penyuluhan hingga selesai. Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan ini, Kemenag Medan terus mendorong penguatan pemahaman serta pengamalan ajaran agama agar terwujud masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *