Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, H.M. Affan Sihite, melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di dua lokasi pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat, Jalan Flamboyan 2, Medan Tuntungan, Kota Medan, serta MT. Khairun Nisa’, Jalan Pasar 3 Gg. Pisang 22, Tembung, Deli Serdang. Kehadiran penyuluh di lingkungan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi dan penguatan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung sebagai bentuk pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam menjangkau masyarakat melalui berbagai ruang pembinaan.
Dalam kegiatan tersebut, Affan berinteraksi secara langsung dengan peserta dan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pembinaan keagamaan perlu dilakukan secara berkesinambungan agar nilai-nilai agama tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diamalkan dalam kehidupan. “Pembinaan keagamaan ini menjadi salah satu cara kita untuk terus menyampaikan nilai-nilai agama secara langsung kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan,” ujar Affan.
Affan menyampaikan bahwa lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan yang baik. Selain itu, penguatan nilai keagamaan sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia juga mengajak peserta untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam bersikap, berinteraksi, dan menjalankan aktivitas sehari-hari. “Nilai-nilai agama hendaknya tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan melalui sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Sementara itu, kegiatan di dua lokasi tersebut menjadi kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Affan menilai bahwa penyuluhan yang dilakukan secara langsung dapat menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan peserta. Senada dengan hal itu, keterlibatan penyuluh di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. “Kita ingin kehadiran Penyuluh Agama Islam dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Affan mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar dan mengamalkan nilai-nilai positif yang diperoleh dalam setiap kegiatan pembinaan. Menurutnya, pembentukan karakter membutuhkan proses yang terus dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, serta lingkungan yang mendukung. Selain itu, sinergi antara penyuluh, lembaga pendidikan, dan masyarakat diperlukan untuk menciptakan ruang pembinaan yang semakin baik. Kegiatan pembinaan tersebut diharapkan dapat terus menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan di Sekolah Rakyat dan MT. Khairun Nisa’ berlangsung sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat. Kehadiran penyuluh di lingkungan pendidikan juga memperluas ruang penyampaian edukasi keagamaan secara langsung dan komunikatif. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk upaya untuk mendekatkan layanan pembinaan keagamaan kepada masyarakat di berbagai lingkungan. Melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan nilai-nilai keagamaan semakin dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

