Medan (Humas) — Upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan bimbingan rohani (bimroh) Kristen di RS Mitra Medika, Jalan KL Yos Sudarso KM 7,5, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Selasa (05/05/2026). Di tengah dinamika pelayanan kesehatan, kehadiran bimroh menjadi ruang penguatan spiritual yang memberi ketenangan, harapan, serta semangat bagi pasien, tenaga kesehatan, dan keluarga yang mendampingi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Tampubolon, Nurmawan Simanjuntak, Halima Butar-butar, Debora Lumbantoruan, Rohanna Simamora, Junita Fraselia Tumanggor, Rut Simalango, dan Natalina Hutagalung. Bimroh berlangsung dengan suasana penuh khidmat melalui doa bersama, penyampaian firman, serta pendampingan rohani yang memberikan ketenangan di tengah kondisi yang dihadapi para pasien.
Salah satu penyuluh, Nurmawan Simanjuntak, menyampaikan bahwa kehadiran bimbingan rohani di rumah sakit memiliki peran penting dalam memberikan kekuatan batin, khususnya bagi pasien yang sedang menjalani perawatan. Ia menilai pelayanan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui sentuhan keagamaan yang memberi dampak langsung.
“Bimbingan rohani di rumah sakit ini sangat penting, karena tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga memberikan penguatan iman bagi pasien dan keluarga. Kami berharap kehadiran kami bisa menjadi penghiburan dan sumber kekuatan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Debora Lumbantoruan juga menegaskan bahwa kegiatan bimroh mampu menghadirkan ketenangan dan harapan di tengah situasi yang penuh keterbatasan. Menurutnya, pelayanan seperti ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan hadir secara nyata dan memberi dampak dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pelayanan ini, kami ingin menghadirkan ketenangan dan harapan bagi pasien maupun keluarga. Dalam situasi sulit, penguatan rohani menjadi sangat berarti untuk membantu mereka tetap kuat dan percaya,” ungkap Debora.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan bimbingan rohani dapat terus diperluas ke berbagai ruang publik lainnya, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas. Pendekatan spiritual yang menyentuh langsung kebutuhan umat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan mental, empati, serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

