Medan (Humas) – Dalam upaya memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini, Kementerian Agama melalui pengawas madrasah RA Kota Medan, Ernawati Siregar, M.Si., menggelar kegiatan Lomba Persahabatan Antar Anak Raudhatul Athfal (RA) yang diikuti oleh kepala madrasah dan guru binaan.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (3/6/2026) pukul 08.30–12.00 WIB di lapangan RA Yaa Bunayya Medan Polonia dengan suasana meriah, penuh semangat, dan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas anak-anak peserta didik.
Berbagai cabang lomba digelar dalam kegiatan ini, di antaranya lomba lari putra dan putri, lomba memasukkan bola ke gawang putra dan putri, lomba kolase, serta lomba mewarnai. Seluruh kegiatan dirancang untuk melatih keberanian, kreativitas, rasa percaya diri, serta kemampuan anak dalam berinteraksi dan bekerja sama dengan teman sebaya.
Pengawas RA Medan, Ernawati Siregar, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter anak. Ia menilai bahwa pendidikan usia dini perlu dikemas melalui kegiatan yang menyenangkan agar nilai-nilai karakter lebih mudah tertanam. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi ruang bagi anak untuk belajar berinteraksi secara sehat dengan teman sebayanya.
“Alhamdulillah, kegiatan Lomba Persahabatan ini berjalan dengan sangat baik, penuh keceriaan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas anak-anak. Kita ingin anak-anak belajar bahwa lomba itu bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi tentang keberanian, kebersamaan, dan saling menghargai,” ujar Ernawati Siregar.
Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai sosial yang tumbuh sejak usia dini melalui kegiatan seperti ini. Menurutnya, pembiasaan sikap saling menghormati dan bekerja sama harus terus ditanamkan dalam setiap aktivitas pembelajaran anak. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi yang kuat dan berakhlak.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mampu bekerja sama, dan memiliki empati kepada teman-temannya. Mereka juga belajar arti menerima hasil dengan lapang dada,” tambahnya.
Selain menjadi sarana pengembangan karakter peserta didik, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar lembaga RA yang berada dalam binaan pengawas. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung menunjukkan semangat kolaborasi yang positif di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Ernawati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah dan guru yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan hingga pelaksanaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kamad dan guru yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Semoga ini menjadi momentum mempererat silaturahmi, bukan hanya antar pendidik, tetapi juga antar peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan sesi foto bersama. Melalui Lomba Persahabatan Antar Anak RA ini, diharapkan semangat sportivitas, persahabatan, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di kalangan peserta didik, sekaligus memperkuat sinergi antar madrasah dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkarakter.

