Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Drs. H. Zulparman, MA, menghadiri acara Tasyakuran Jemaah Haji Tahun 2026 sekaligus membuka secara resmi Manasik Haji bagi Calon Jemaah Haji Tahun 2027 yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Madinah Medan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Husein, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (2/8/2026).
Acara ini menjadi momentum penuh rasa syukur atas kepulangan jemaah haji tahun 2026 sekaligus menandai dimulainya pembinaan bagi 20 calon jemaah haji asal Kecamatan Medan Labuhan yang dipersiapkan untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji tahun 2027. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, yang dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Labuhan, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Husein, pengurus KBIHU Al Madinah Medan, serta para calon jemaah haji beserta keluarga.
Dalam sambutannya, Zulparman mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang menuntut kesiapan secara menyeluruh. Selain memahami tata cara pelaksanaan ibadah melalui manasik, calon jemaah juga harus mempersiapkan kondisi fisik, mental, dan spiritual agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik di Tanah Suci.
“Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan kondisi tubuh yang prima serta kesiapan mental yang kuat. Mulai sekarang mari kita menjaga kesehatan, mengatur pola makan, berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, serta mempersiapkan mental untuk menghadapi seluruh rangkaian ibadah yang cukup padat di Tanah Suci,” ujar Zulparman.
Ia menegaskan bahwa manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembelajaran yang sangat penting untuk membekali calon jemaah dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang benar mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam.
“Ikutilah setiap tahapan manasik dengan sungguh-sungguh dan penuh kesungguhan. Setiap materi yang diberikan merupakan bekal berharga agar Bapak dan Ibu semakin memahami tata cara berhaji, sehingga nantinya mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah secara mandiri, tertib, dan khusyuk,” pesannya.
Lebih lanjut, Zulparman mengatakan bahwa pembinaan manasik juga menjadi sarana pembentukan karakter calon jemaah agar memiliki sikap sabar, disiplin, saling menghormati, serta mampu menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
“Harapan kita semua, melalui pembinaan yang berkesinambungan ini, para calon jemaah tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan hati dan spiritual sehingga mampu meraih predikat haji yang mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke tanah air,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para calon jemaah mengikuti setiap rangkaian acara dengan khidmat dan semangat, sebagai wujud keseriusan mereka dalam mempersiapkan diri menyambut panggilan Allah SWT ke Baitullah. Antusiasme peserta juga terlihat dari perhatian mereka saat mengikuti arahan serta sesi pembekalan yang diberikan.
Di penghujung acara, Kepala KUA Kecamatan Medan Labuhan secara resmi membuka pelaksanaan Manasik Haji KBIHU Al Madinah Medan Tahun 2027. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian pembinaan yang diharapkan mampu membentuk calon jemaah haji yang mandiri, berpengetahuan, sehat, serta siap melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam demi meraih haji yang mabrur.

