Penyuluh Agama Islam KUA Medan Baru Ajak Jamaah MT Amaniyah Lestarikan Lingkungan Bersih sebagai Wujud Keimanan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru, Syahmuda Nasution, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama kepada jamaah Majelis Taklim Amaniyah di Jalan Jamin Ginting Gang H. Arif, Kecamatan Medan Baru, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Melestarikan Lingkungan Hidup yang Bersih” sebagai upaya menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Syahmuda mengajak para jamaah untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup yang dimulai dari lingkungan keluarga, tempat ibadah, hingga lingkungan masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan, tetapi juga mencerminkan kualitas keimanan seorang Muslim.

Ia menjelaskan bahwa Islam memberikan perhatian besar terhadap kebersihan dalam berbagai aspek kehidupan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang sehat, nyaman, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, menjaga kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Dalam Islam, menjaga kebersihan bukan sekadar kebiasaan yang baik, tetapi merupakan bagian dari ibadah. Ketika kita menjaga kebersihan rumah, masjid, dan lingkungan sekitar, sesungguhnya kita sedang mengamalkan ajaran agama sekaligus memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Syahmuda Nasution.

Sebagai penguat materi, ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Sahih Muslim pada Kitab ath-Thaharah, yang menjelaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari keimanan. Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa seorang Muslim dituntut untuk senantiasa menjaga kebersihan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Syahmuda juga mengajak jamaah agar tidak hanya memahami pentingnya kebersihan secara teori, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan saluran air, serta mengajak anggota keluarga dan tetangga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan asri.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil. Jika setiap keluarga memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan, maka lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman akan terwujud. Inilah salah satu bentuk nyata pengamalan iman dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mengikuti materi secara aktif, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi berlangsung. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya kepedulian jamaah terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan keagamaan.

Melalui kegiatan ini diharapkan jamaah Majelis Taklim Amaniyah dapat menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat, sekaligus mengajak lingkungan sekitar untuk bersama-sama melestarikan kebersihan demi mewujudkan kehidupan yang sehat, harmonis, dan bernilai ibadah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *