Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Area menerima kunjungan Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Medan Area, Daniel Malau. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan sekaligus mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling menghormati di wilayah Kecamatan Medan Area.
Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi ruang untuk membangun komunikasi lintas penyuluh agama. Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program pembinaan keagamaan, termasuk sinkronisasi kegiatan, pendataan wilayah binaan, serta penguatan koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Medan Area, Julhaidir Sembiring, M.Ag., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpenyuluh agama diperlukan agar pelaksanaan tugas pembinaan di tengah masyarakat dapat berjalan secara optimal serta tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan kerukunan umat beragama.
“Koordinasi dan kerja sama seperti ini perlu terus dijaga agar program pembinaan keagamaan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. KUA terbuka untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan para penyuluh agama dalam mendukung pelayanan keagamaan di wilayah Kecamatan Medan Area,” ujar Julhaidir.
Dalam pertemuan tersebut, sinkronisasi program kerja menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Selain itu, pendataan dan pemetaan wilayah binaan juga dibahas sebagai langkah untuk mengetahui kebutuhan pembinaan di masyarakat sehingga pelayanan keagamaan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Penguatan koordinasi antarpenyuluh agama juga dinilai penting dalam menciptakan pola pembinaan yang saling mendukung. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan pendampingan, membangun komunikasi, serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.
Julhaidir berharap komunikasi dan kerja sama antara KUA Kecamatan Medan Area dengan para penyuluh agama dari berbagai agama dapat terus berlangsung secara berkesinambungan. Ia menilai sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana kehidupan masyarakat yang damai serta memperkuat kerukunan umat beragama di tingkat kecamatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA., menyampaikan bahwa koordinasi antara KUA dan penyuluh agama merupakan bagian penting dalam memperkuat pelayanan keagamaan yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, sinergi lintas agama perlu terus dibangun melalui komunikasi yang baik agar pembinaan keagamaan dapat berjalan sejalan dengan semangat kerukunan dan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Sinergi dan komunikasi antarunsur pelayanan keagamaan perlu terus diperkuat. KUA dan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat, sehingga koordinasi yang baik akan membantu menciptakan pelayanan yang lebih efektif sekaligus mendukung terpeliharanya kerukunan umat beragama,” ungkap Impun.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di tingkat kecamatan untuk terus membangun ruang komunikasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, pembinaan keagamaan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, dan saling menghargai.

