Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Perjuangan menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Negeri 6 Medan, Jalan Jambi No. 23 D, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 siswa tersebut bertujuan memberikan pembinaan kepada remaja agar memiliki karakter yang kuat, memahami kesehatan reproduksi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern menuju Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, Ramlan, Kepala SMKN 6 Medan, Hervina beserta dewan guru, penghulu, penyuluh agama Islam dan Kristen, serta sejumlah narasumber dari berbagai instansi.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ramlan menyampaikan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki kualitas moral, spiritual, dan intelektual yang baik.
“Remaja hebat adalah mereka yang mampu menjaga diri dengan baik, memiliki rencana masa depan, kuat berkarakter, dan senantiasa berusaha untuk dahsyat berprestasi,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan BRUS merupakan bagian dari implementasi Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 102 Tahun 2022 sebagai bentuk pembinaan terhadap generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai agama dan moral.
Menurutnya, pembinaan remaja sangat penting dilakukan di lingkungan sekolah karena remaja saat ini menghadapi berbagai tantangan sosial yang kompleks, mulai dari pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, hingga kenakalan remaja.
Sementara itu, Kepala SMKN 6 Medan, Hervina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Medan Perjuangan yang telah melaksanakan kegiatan pembinaan bagi para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala KUA dan seluruh jajaran yang telah hadir membimbing siswa-siswi kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini saja,” ungkapnya.
Kegiatan BRUS menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang. Dari Puskesmas Sentosa Baru, Mayer Situmorang menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi remaja.
Dalam pemaparannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan diri serta memahami masa pertumbuhan remaja dengan baik agar terhindar dari perilaku berisiko.
Materi berikutnya disampaikan Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Manimbul Butar Butar yang membahas tentang kenakalan remaja, mulai dari penyebab, dampak, hingga upaya pencegahannya.
Ia mengajak para siswa untuk menjauhi pergaulan negatif, narkoba, tawuran, serta berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan.
Sementara itu, dari KUA Medan Perjuangan, Mhd. Abdullah Amin Hsb menyampaikan materi tentang tantangan dan problematika remaja masa kini.
Ia menekankan pentingnya penguatan iman, akhlak, dan kontrol diri agar remaja mampu menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial secara bijaksana.
Materi terakhir disampaikan Fitry Anggreini Sikumbang mengenai konsep diri remaja sehat. Ia mengajak siswa untuk membangun rasa percaya diri, memiliki tujuan hidup, dan menjaga kesehatan fisik maupun mental.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti setiap sesi materi serta berdiskusi bersama para narasumber.
Melalui kegiatan BRUS tersebut, KUA Medan Perjuangan berharap para remaja semakin memahami pentingnya menjaga diri, memperkuat karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

