Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Amplas terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) bekerja sama dengan Universitas Al-Washliyah Medan.
Kegiatan BRUN tersebut digelar di Aula Rektorat UNIVA Medan, Jalan S.M Raja Km 5, Kelurahan Harjosari I, Rabu (20/05/2026), dan dihadiri mahasiswa Fakultas Pendidikan Agama Islam serta jajaran civitas akademika.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, Muhammad Lukman Hakim Hasibuan dan Dekan Fakultas Pendidikan Agama Islam UNIVA Medan, Muhammad Tohir.
Pelaksanaan BRUN tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Persetujuan atau Memorandum of Agreement (MoA) antara KUA Medan Amplas dengan UNIVA Medan yang telah disepakati pada Maret 2026 lalu.
Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga berkomitmen membangun sinergi dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual, sosial, dan memiliki ketahanan keluarga yang baik.
Dalam sambutannya, Lukman Hakim Hasibuan menyampaikan bahwa program BRUN menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
Menurutnya, mahasiswa saat ini membutuhkan pembekalan yang menyeluruh, baik dari aspek pendidikan, karakter, maupun pemahaman agama sebagai bekal menghadapi kehidupan berumah tangga di masa depan.
“Di era digital, mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga mampu menghadapi kompleksitas masalah sosial dan tantangan keluarga muda. Kemenag siap mendampingi dan memberi arahan dalam hal ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama Kota Medan dalam mewujudkan generasi muda yang berkarakter, memiliki ketahanan moral, dan mampu menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pendidikan Agama Islam UNIVA Medan, Muhammad Tohir, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan pelaksanaan program BRUN di lingkungan kampus UNIVA Medan.
Ia menilai kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung program pembinaan keluarga yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus memperkuat implementasi pendidikan keluarga di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami menyambut gembira kegiatan BRUN yang terus berlanjut ini sebagai wujud UNIVA ikut berkontribusi dalam menyukseskan program bimbingan perkawinan Kementerian Agama Republik Indonesia yang kita cintai,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui program BRUN mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan pembinaan keagamaan, praktik lapangan, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu membentuk calon pemimpin yang kompeten dan berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Syarto Syarif dan Harun Al-Rasyid yang memberikan materi terkait pembinaan remaja usia nikah, ketahanan keluarga, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan rumah tangga.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan aktif berdiskusi bersama narasumber mengenai tantangan kehidupan keluarga di era modern.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua lembaga untuk terus menjalin kerja sama secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas pendidikan serta pembinaan keagamaan di Kota Medan.

