KUA Medan Sunggal Hadirkan Penguatan Rohani Bagi Pasien Klinik Sempakata

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., bersama Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Perjuangan, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd., melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Rohani di Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat Sempakata, Jalan Sedap Malam, Kota Medan, pada Kamis, (3/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh residen klinik dengan mengangkat tema “Sembuh Lahir dan Batin: Menata Kembali Jiwa Lewat Pendekatan Spiritual.”

Dalam penyuluhan tersebut, para residen diajak memahami bahwa proses pemulihan bukan hanya menyangkut kondisi fisik, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi batin, pikiran, dan kehidupan spiritual. Pendekatan spiritual diharapkan dapat membantu setiap residen membangun kembali harapan, menemukan kekuatan dalam menghadapi proses pemulihan, serta menata kehidupan dengan nilai-nilai yang lebih baik dan konstruktif.

Sindar Purba menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupan dan bangkit dari masa lalu. Proses penyembuhan membutuhkan keberanian untuk mengakui kelemahan, kemauan untuk berubah, serta ketekunan dalam menjalani setiap tahapan pemulihan. Karena itu, kehidupan spiritual perlu dibangun secara konsisten agar seseorang memiliki dasar yang kuat dalam menghadapi pergumulan dan tantangan kehidupan.

Pesan tersebut diperkuat dengan firman Tuhan dalam Mazmur 147:3, “Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” Ayat ini menjadi penguatan bahwa Tuhan peduli terhadap setiap pergumulan manusia. Penyembuhan tidak hanya dipahami sebagai pemulihan secara lahiriah, tetapi juga sebagai proses Tuhan memulihkan hati yang terluka, membangun kembali pengharapan, dan memberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan yang baru.

Sementara itu, Drammes Lumbantobing menekankan pentingnya membangun pola hidup yang sehat, meninggalkan kebiasaan yang merusak, serta berani membuka diri terhadap pertolongan dan pendampingan. Para residen didorong untuk tidak menyerah terhadap proses pemulihan karena setiap perubahan membutuhkan waktu, kesabaran, disiplin, dan dukungan dari lingkungan yang positif. Kehidupan spiritual diharapkan menjadi salah satu kekuatan yang menolong para residen untuk tetap teguh dan memiliki tujuan hidup.

Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini diharapkan memberikan motivasi dan penguatan bagi seluruh residen Klinik Spesialis Jiwa dan Ketergantungan Obat Sempakata untuk terus menjalani proses pemulihan dengan penuh pengharapan. Melalui sinergi pelayanan para Penyuluh Agama Kristen, diharapkan pembinaan spiritual dapat turut mendukung pemulihan jiwa dan membentuk pribadi yang semakin kuat, sehat, bertanggung jawab, serta mampu menata kembali kehidupannya. Sembuh lahir dan batin bukan sekadar kembali sehat, tetapi juga menemukan kembali harapan dan arah hidup bersama Tuhan.(SP/PAI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *