Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan terus menguatkan pembinaan keagamaan kepada masyarakat melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh). Melalui pembinaan yang dilaksanakan secara rutin, para penyuluh mengajak masyarakat untuk semakin memahami ajaran Islam secara utuh sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluh Agama Islam Lela Hamidah, S.Ag., melaksanakan kegiatan Bimluh di Majelis Taklim Ibadah Sosial, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, serta di Majelis Taklim Nurul Iman, Jalan Young Panah Hijau Gang Wakaf, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan. Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat tema tentang kandungan QS. Al-Mulk ayat 2 yang menjelaskan bahwa kehidupan dan kematian merupakan ujian dari Allah SWT untuk mengetahui siapa di antara hamba-Nya yang paling baik amalnya.
Di hadapan jamaah, Lela Hamidah menjelaskan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi berbagai bentuk ujian, baik berupa nikmat maupun musibah. Menurutnya, keduanya merupakan bagian dari sunnatullah yang bertujuan membentuk pribadi yang lebih beriman, sabar, bersyukur, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, seorang muslim tidak cukup hanya memperbanyak amal, tetapi juga harus memastikan setiap amal dilakukan dengan niat yang ikhlas dan sesuai tuntunan syariat.
Ia menambahkan bahwa ukuran keberhasilan seorang hamba di sisi Allah SWT bukan terletak pada banyaknya amal yang dilakukan, melainkan pada kualitas amal tersebut. Amal yang dilandasi keikhlasan, ketakwaan, dan istiqamah akan menjadi bekal terbaik dalam kehidupan akhirat.
“Melalui QS. Al-Mulk ayat 2, Allah SWT mengajarkan kepada kita bahwa kehidupan ini adalah ladang ujian untuk melihat siapa yang paling baik amalnya. Karena itu, marilah kita terus memperbaiki niat, meningkatkan kualitas ibadah, dan mengisi setiap kesempatan dengan amal saleh yang diridhai Allah SWT. Jangan sampai kita terlena oleh kehidupan dunia hingga melupakan tujuan utama penciptaan kita sebagai hamba Allah,” ujar Lela Hamidah.
Dalam penyampaiannya, Lela juga mengingatkan bahwa setiap ujian yang datang hendaknya disikapi dengan penuh kesabaran, rasa syukur, dan keyakinan bahwa Allah SWT selalu memberikan jalan terbaik bagi hamba-Nya. Menurutnya, kesulitan maupun kemudahan sama-sama menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan apabila dihadapi dengan hati yang ikhlas dan penuh tawakal.
“Jangan pernah berputus asa ketika menghadapi ujian. Sebaliknya, jangan pula lalai ketika mendapatkan kenikmatan. Keduanya adalah bentuk ujian dari Allah SWT. Selama kesempatan hidup masih diberikan, mari kita memperbanyak amal saleh, menjaga akhlak, memperbaiki diri, dan tidak menunda taubat kepada Allah SWT, karena Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,” tambahnya.
Suasana pembinaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian serta aktif berdiskusi mengenai makna kehidupan, pentingnya keikhlasan dalam beramal, dan hikmah yang terkandung di balik setiap ujian yang Allah SWT berikan. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menunjukkan antusiasme jamaah untuk terus memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Di akhir kegiatan, seluruh jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar senantiasa diberikan kekuatan iman, keistiqamahan dalam beribadah, serta kesabaran dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Doa juga dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa membimbing langkah umat Islam dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan keberkahan dan kemaslahatan.
Melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini, Kementerian Agama Kota Medan terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Diharapkan, pemahaman terhadap kandungan QS. Al-Mulk ayat 2 tidak hanya menambah wawasan keislaman jamaah, tetapi juga mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas amal, memperkuat keimanan, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani setiap fase kehidupan.

