Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, mengisi rekaman program Mutiara Sore di RRI Pro 4 FM Medan yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Nomor 214 Kelurahan Sei Sikambung C II Kota Medan, pada Kamis (23/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Paidi mengangkat tema “Fastabiqul Khairat (Berlomba-lomba dalam Kebaikan)” sebagai ajakan kepada masyarakat untuk senantiasa memperbanyak amal saleh dan menebarkan manfaat bagi sesama.
Paidi menjelaskan bahwa fastabiqul khairat merupakan ajaran Islam yang mendorong setiap muslim untuk saling berlomba dalam melakukan kebaikan. Persaingan yang dimaksud bukanlah untuk memperoleh keuntungan duniawi, melainkan untuk meraih ridha Allah SWT melalui amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas. Menurutnya, semangat ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tidak menunda kesempatan berbuat baik.
“Fastabiqul khairat adalah kompetisi yang paling mulia di sisi Allah SWT. Setiap muslim diajak untuk segera melakukan amal saleh, berlomba meraih ridha-Nya, serta menghadirkan manfaat bagi orang lain tanpa dilandasi rasa iri atau dengki,” ujar Paidi.
Dalam penyampaiannya, Paidi juga mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 148 yang artinya, “Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya.”
Selain itu, ia mengingatkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad, “Berlomba-lombalah kalian dalam melakukan amal-amal kebaikan.” Kedua dalil tersebut menjadi landasan kuat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Lebih lanjut, Paidi menguraikan bahwa makna fastabiqul khairat mencakup tiga hal penting. Pertama, berlomba dalam kebaikan bukan sekadar kompetisi duniawi, tetapi perlombaan mengumpulkan bekal menuju akhirat. Kedua, sikap proaktif dalam melakukan kebajikan, seperti bersedekah, menolong sesama, dan membantu orang yang membutuhkan tanpa harus menunggu perintah. Ketiga, membangun budaya saling memotivasi agar masyarakat semakin taat kepada Allah SWT dan gemar melakukan amal kebajikan.
Sebagai penutup, Paidi berharap melalui siaran Mutiara Sore di RRI Pro 4 FM Medan, pesan tentang fastabiqul khairat dapat menginspirasi masyarakat untuk menjadikan kebaikan sebagai bagian dari gaya hidup. Ia mengajak seluruh umat Islam agar memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbuat baik, karena setiap amal saleh akan menjadi bekal terbaik di akhirat kelak.
Melalui program Mutiara Suri di RRI Pro 4 FM Medan, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag., mengajak masyarakat mengamalkan nilai fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam kebaikan dengan penuh keikhlasan. Semangat ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih peduli, gemar beramal saleh, serta bersama-sama membangun lingkungan yang dipenuhi nilai-nilai kebajikan demi meraih ridha Allah SWT.(Paidi).

