Melalui SigMami KUA Medan Sunggal, Tanamkan Akhlaqul Karimah di BTHQ Al-Hafidz

Medan (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melalui program Silaturahmi Guru Maghrib Mengaji (SigMami) menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada generasi muda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di BTHQ (Baca Tulis Hafal Quran) Al Hafiz yang beralamat di Masjid Al Hafiz Jalan TB Simatupang Medan Sunggal, Selasa (26/5/2026). Kegiatan ini dihadiri sekitar 90 murid mengaji serta lima guru maghrib mengaji yang aktif membina anak-anak di lingkungan tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Paidi, S.Ag bersama Pan Suadi, M.A yang mewakili Kepala KUA Medan Sunggal H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I. Adapun lima guru maghrib mengaji yang membina di BTHQ Al Hafiz yaitu Emmi Hairani Hasibuan, Lisa Fauziah, Muhammad Fauzi, Siti Nirmala, dan Siti Fatimah Hasibuan. Dari lima guru tersebut, baru dua orang yang menerima honor dari Pemerintah Kota Medan, yakni Emmi Hairani Hasibuan dan Lisa Fauziah, sementara tiga guru lainnya masih belum mendapatkan honorarium.

Acara dibuka oleh MC Pan Suadi kemudian dilanjutkan dengan bimbingan dan arahan dari KUA Medan Sunggal yang disampaikan oleh Paidi, S.Ag. Dalam arahannya, Paidi menyampaikan : “Pentingnya metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar anak-anak tidak merasa bosan ketika belajar mengaji”, ujar Paidi.
Ia juga menyampaikan bahwa Kepala KUA Medan Sunggal terus berupaya memperjuangkan penambahan kuota honor bagi guru maghrib mengaji di wilayah Kecamatan Medan Sunggal.

Selain itu, Paidi juga memberikan nasihat kepada para santri agar senantiasa menjaga akhlakul karimah terhadap orang tua, guru, dan sesama teman. Ia mengingatkan anak-anak untuk menjauhi pengaruh negatif seperti geng motor, narkoba, dan kecanduan game online yang dapat merusak masa depan generasi muda. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an harus berjalan seiring dengan pembinaan moral dan karakter anak.

Sementara itu, sambutan dari pihak tuan rumah disampaikan oleh Koordinator BTHQ Al Hafiz, Emmi Hairani Hasibuan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan maghrib mengaji di BTHQ Al Hafiz dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jumat dalam dua sesi, yaitu sesi pertama dimulai selepas Ashar hingga pukul 18.00 WIB dan sesi kedua dilanjutkan selepas Maghrib hingga Isya. Menurutnya, antusiasme anak-anak untuk belajar Al-Qur’an cukup tinggi sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Dalam kesempatan tersebut, Emmi Hairani juga menyampaikan bahwa BTHQ Al Hafiz masih membutuhkan tambahan fasilitas berupa taysir untuk menunjang proses belajar mengajar. Meskipun telah ada donatur yang membantu, namun kebutuhan tersebut masih belum terpenuhi sepenuhnya dan masih kekurangan sekitar 70 taysir lagi. Ia berharap adanya perhatian dan dukungan dari masyarakat maupun para dermawan demi kelancaran pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di BTHQ Al Hafiz.

Melalui program SigMami, KUA Medan Sunggal terus berupaya memperkuat pendidikan Al-Qur’an sekaligus membina karakter generasi muda agar memiliki akhlakul karimah. Kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap perjuangan guru maghrib mengaji yang dengan ikhlas membina anak-anak demi melahirkan generasi Qurani yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *