Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th, M.Pd bersama Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kristen di bawah naungan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Medan sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor). Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kebersamaan Untuk Masa Depan Penyuluh” ini berlangsung dengan khidmat di Aula HKBP Betsaida, Jalan Sei Asahan, Kota Medan, pada Kamis (11/07/2026).
Rakor ini menjadi momentum krusial dalam menyatukan visi, misi, dan langkah strategis para penyuluh agama Kristen demi mengoptimalkan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat Kota Medan.
Acara diawali dengan ibadah singkat yang diisi dengan puji-pujian, perenungan Firman Tuhan dan doa bersama. Landasan firman Tuhan dalam pertemuan ini merujuk pada Mazmur 133:1, yang berbunyi: “Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!” Ayat ini menegaskan pentingnya kesatuan hati dan kerukunan sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan pelayanan penyuluh yang berdampak luas.
Hadir langsung dalam rapat strategis ini jajaran pengurus inti Pokjaluh Kristen Kota Medan, antara lain Dra. Redi Simatupang, M.Pd (Ketua), Sindar Purba, S.Th., M.Pd (Sekretaris/Penyuluh KUA Medan Sunggal), dan Dra. Ruminna Sinaga, M.Pd (Bendahara).
Turut hadir memberikan dukungan penuh adalah jajaran tokoh penting penyuluh Sumatera Utara, yakni Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd (Ketua Pokjaluh Sumut sekaligus Sekjen IPARI Kota Medan) dan Sahat Hutasoit, S.Th., M.PAK (Wakil Ketua Pokjaluh Sumut). Selain itu, hadir pula Dameriana Siahaan, S.Th., M.Th (Ketua SDM Pokjaluh Bimas Kristen) serta Jenti Sitanggang, S.Th., M.Pd (Ketua Penyelenggara), di mana seluruh peserta yang hadir juga merangkap sebagai anggota aktif Pokjaluh Medan.
Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak tuan rumah. Pdt. Simanungkalit, M.Th, selaku Pendeta Resort sekaligus pimpinan HKBP Betsaida, menyampaikan rasa sukacita dan kebahagiaannya atas terpilihnya Aula HKBP Betsaida sebagai lokasi pertemuan yang penuh berkat ini.
Setelah seluruh rangkaian diskusi dan koordinasi selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah berupa makan siang bersama demi mempererat tali persaudaraan antar-penyuluh.(Paidi).

