Medan (Humas) – Menjadikan bulan Muharram sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik menjadi pesan yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, saat memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) As-Sholihat di Kecamatan Medan Barat, Selasa (7/7/2026). Melalui penyuluhan tersebut, jamaah diajak memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas diri, membangun keluarga yang harmonis, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyuluhan bertajuk “Muharram Bulan Hijrah: Saatnya Memperbaiki Diri, Keluarga, dan Akhlak”, H. Abdullah Hakim menyampaikan bahwa makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai perubahan sikap, kebiasaan, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan ajaran Islam.
Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, H. Abdullah Hakim, mengatakan bahwa datangnya bulan Muharram hendaknya menjadi momentum bagi setiap muslim untuk melakukan muhasabah serta memperbaiki kualitas iman, ketakwaan, dan akhlak. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan nyata yang dimulai dari diri sendiri, kemudian diterapkan dalam keluarga hingga lingkungan sekitar.
“Muharram mengajarkan kita untuk terus berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah bukan sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia, dari lalai menjadi taat, serta dari sikap yang merugikan menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi sesama. Inilah saat yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat keluarga, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Abdullah Hakim.
Ia menambahkan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak setiap individu. Oleh karena itu, ia mengajak para jamaah untuk membiasakan ibadah di lingkungan keluarga, memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama sebagai implementasi nilai-nilai Islam.
“Keluarga adalah madrasah pertama bagi setiap anak. Karena itu, mari jadikan rumah sebagai tempat yang dipenuhi ibadah, kasih sayang, dan teladan akhlak yang baik. Jika setiap keluarga mampu memulai hijrah dari lingkungan terdekatnya, insyaallah akan lahir masyarakat yang rukun, religius, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Jamaah MT. As-Sholihat mengikuti penyuluhan hingga selesai sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, penyuluh agama Kementerian Agama Kota Medan terus menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak dalam memperkuat pemahaman keagamaan, membangun karakter umat, serta menumbuhkan kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.

