PAI Kemenag Medan Tekankan Pentingnya Meneladani Akhlak Rasul dalam Kehidupan pada Jajaran Dinas PPPA

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan H. Tamrin Butar-Butar, S.Ag., S.Pd.I., memberikan Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) kepada jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA dan KB) Kota Medan, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di kantor Dinas PPPA dan KB, Jalan Iskandar Muda, Medan, tersebut mengangkat materi tentang pentingnya mempedomani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan. Bimbingan ini menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan dalam memberikan penguatan keagamaan kepada masyarakat dan lingkungan kerja. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bersikap dan berinteraksi sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Tamrin menjelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan utama dalam membentuk akhlak yang baik. Menurutnya, keteladanan Rasul tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga tercermin dalam cara seseorang memperlakukan orang lain. “Akhlak Rasulullah SAW hendaknya kita jadikan pedoman dalam kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam berinteraksi dengan sesama manusia,” ujarnya. Ia menilai penerapan akhlak tersebut penting untuk membangun pribadi yang santun, amanah, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, peserta Bimluh diingatkan bahwa kehidupan sehari-hari merupakan ruang untuk mempraktikkan nilai-nilai yang telah dicontohkan Rasulullah SAW. Sikap jujur, sabar, amanah, rendah hati, serta menghargai orang lain menjadi bagian dari akhlak mulia yang dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga maupun pekerjaan. Tamrin menyampaikan bahwa keteladanan Rasul seharusnya tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata. “Ketika akhlak Rasul kita pedomani, maka nilai-nilai kebaikan itu akan terlihat dalam ucapan, sikap, dan cara kita menjalankan tanggung jawab,” katanya.

Sementara itu, kegiatan Bimluh juga menjadi momentum untuk mengajak peserta melakukan refleksi terhadap perilaku yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Meneladani Rasulullah SAW dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga tutur kata, menghormati sesama, menepati amanah, dan menghindari sikap yang dapat merugikan orang lain. Menurut Tamrin, lingkungan kerja juga dapat menjadi tempat untuk mengamalkan nilai-nilai tersebut melalui kerja sama, kedisiplinan, dan pelayanan yang baik. “Meneladani Rasul itu bisa dimulai dari hal sederhana yang kita lakukan setiap hari, sehingga akhlak mulia menjadi kebiasaan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan terus mendorong agar bimbingan keagamaan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mampu membangun kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai agama. Melalui materi tentang akhlak Rasul, peserta diharapkan semakin memahami bahwa kualitas kehidupan juga dipengaruhi oleh bagaimana seseorang menjaga hubungan dengan Allah SWT dan sesama. Nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan dalam membangun pribadi yang bertanggung jawab, penuh kasih sayang, dan berintegritas. Dengan demikian, pesan keagamaan yang disampaikan melalui Bimluh dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan pribadi maupun lingkungan kerja.

Kegiatan Bimluh di Dinas PPPA dan KB Kota Medan menjadi salah satu bentuk peran Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat terus dihidupkan melalui perilaku sehari-hari, bukan hanya dalam momentum keagamaan tertentu. Penerapan akhlak mulia juga diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih harmonis, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat. Semangat meneladani Rasulullah SAW pada akhirnya menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik dan berlandaskan nilai-nilai kebaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *