Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Helvetia, H. Tamrin Butar Butar, S.Ag., S.Pd.I., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama (bimluh) di Majelis Taklim Baiturrahman, Perumnas Helvetia, Medan, pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana penguatan pemahaman keagamaan bagi masyarakat melalui penyampaian materi bertema Renungan Waktu yang menekankan pentingnya memanfaatkan waktu untuk ibadah dan amal kebaikan.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah diajak untuk merefleksikan bagaimana waktu yang dimiliki dapat digunakan secara lebih bijaksana dan produktif. Penyuluhan ini juga mengingatkan bahwa waktu merupakan nikmat Allah SWT yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat ibadah, serta menghadirkan manfaat bagi sesama.
Penyuluh Agama Islam Medan Helvetia, Tamrin Butar Butar, mengatakan bahwa kesadaran dalam menghargai waktu merupakan salah satu langkah penting untuk membentuk pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Menurutnya, banyak kesempatan berbuat baik yang terlewat karena manusia sering menunda-nunda pekerjaan dan amal kebaikan.
“Waktu adalah amanah yang diberikan Allah SWT kepada setiap manusia. Apa yang telah berlalu tidak akan kembali, sehingga setiap kesempatan yang kita miliki hendaknya digunakan untuk beribadah, berbuat baik, dan meningkatkan kualitas diri agar menjadi pribadi yang lebih bermanfaat,” ujar Tamrin Butar Butar.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan waktu yang baik tidak hanya berdampak pada kehidupan pribadi seseorang, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Karena itu, umat Islam perlu membiasakan diri mengisi waktu dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan membawa kebaikan bagi orang lain.
“Melalui renungan waktu ini, kami ingin mengingatkan jamaah bahwa kehidupan berjalan begitu cepat. Karena itu, jangan menunda kebaikan, jangan menunda ibadah, dan jangan menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat manfaat selama Allah masih memberikan waktu kepada kita,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang penuh kekhusyukan dan mendapat antusiasme dari para jamaah Majelis Taklim Baiturrahman. Selain mendengarkan materi penyuluhan, peserta juga diajak melakukan refleksi diri mengenai pentingnya mengelola waktu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama tersebut, Kemenag Medan terus mendorong hadirnya pembinaan keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

