Pelatihan Dokter Remaja MTsN 2 Medan Tingkatkan Kesadaran Kesehatan

Medan (Humas) – MTsN 2 Medan melaksanakan kegiatan Pelatihan Dokter Remaja pada Jumat (11/9/2026) bertempat di Masjid Al Amilin MTsN 2 Medan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi yang tergabung dalam ekstrakurikuler Dokter Remaja MTsN 2 Medan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan. Pelatihan tersebut menghadirkan tiga narasumber, yaitu dr. Fitriah Nurdin, Shofia Putri Naura, S.K.M, dan Panca Junita, S.Kep, Ners. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam menjaga kesehatan diri, teman, dan lingkungan madrasah. Pelatihan berlangsung secara edukatif dan interaktif melalui penyampaian materi serta diskusi bersama para narasumber.
Materi pertama disampaikan oleh dr. Fitriah Nurdin dengan topik kesehatan reproduksi remaja. Dalam materi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi serta mengenali berbagai perubahan yang terjadi selama masa pubertas. Peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga diri, membangun pergaulan yang sehat, dan bertanggung jawab terhadap kesehatan pribadi. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif agar peserta dapat memahami informasi kesehatan reproduksi sesuai dengan perkembangan usia remaja. Melalui materi ini, peserta diharapkan mampu memiliki kesadaran dan pengetahuan yang baik dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Materi kedua disampaikan oleh Shofia Putri Naura, S.K.M dengan materi pengenalan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Peserta diperkenalkan dengan fungsi dan peran UKS dalam mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat, bersih, dan nyaman. Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman tentang penerapan PHBS, seperti menjaga kebersihan diri, mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan membiasakan pola hidup sehat. Materi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami sehingga peserta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Dokter Remaja diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus penggerak penerapan perilaku hidup bersih dan sehat bagi warga MTsN 2 Medan.
Materi ketiga disampaikan oleh Panca Junita, S.Kep, Ners mengenai pengenalan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Peserta mendapatkan pengetahuan dasar mengenai tindakan awal yang tepat ketika menghadapi kecelakaan atau kondisi darurat di lingkungan madrasah. Materi tersebut bertujuan agar peserta mampu memberikan pertolongan awal secara tepat, aman, dan sesuai dengan kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan kesehatan, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan tanggap terhadap keadaan darurat.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, M.A. menyampaikan bahwa pelatihan Dokter Remaja merupakan kegiatan penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan kesehatan dan keterampilan pertolongan pertama.
“Kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi pelopor budaya hidup sehat dan peduli terhadap kesehatan di lingkungan MTsN 2 Medan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian siswa terhadap kesehatan diri maupun lingkungan madrasah. Para peserta juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh serta menjadi teladan dalam membudayakan hidup bersih dan sehat di MTsN 2 Medan. Dengan adanya pelatihan ini, Dokter Remaja diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung terwujudnya madrasah yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. (SZ/FE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *