Medan (Humas) – Kegiatan pembinaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Kristen (PAK) tingkat menengah wilayah Medan Barat, Marelan, dan Belawan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Medan pada Senin (18/05/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan kompetensi dan koordinasi bagi guru-guru agama Kristen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter peserta didik di sekolah.
Pembinaan dipimpin oleh Pengawas MGMP PAK TK Menengah wilayah Medan Barat, Marelan, dan Belawan, Pasti Erika M. Siregar. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran guru agama untuk terus aktif membina dan mendampingi peserta didik, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rohani dan pembentukan karakter anak di lingkungan sekolah.
“Guru agama harus selalu sigap dan tanggap terhadap kebutuhan rohani anak-anak didik. Seorang guru agama juga harus mampu mengayomi peserta didik dengan benar dan baik, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memiliki karakter dan kehidupan rohani yang baik,” ujar Pasti Erika M. Siregar.
Kegiatan tersebut disambut oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, Drs. M. Siregar, yang menyampaikan rasa senangnya karena sekolahnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan MGMP PAK. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana yang baik bagi guru-guru agama untuk saling bekerja sama dan terus memperoleh pembinaan sesuai bidang tugas dan wilayah binaan masing-masing.
Menurutnya, tugas guru agama memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang takut akan Tuhan serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya kesabaran guru dalam membimbing dan mendampingi siswa demi tercapainya kualitas pendidikan agama yang baik di sekolah.
Dalam pembinaan tersebut, Pasti Erika M. Siregar juga mengingatkan agar setiap guru agama mempersiapkan bahan ajar dengan maksimal dan tidak hanya berfokus pada pengenalan gereja semata, melainkan juga pemahaman terhadap firman Tuhan yang dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan agama harus mampu membentuk anak didik yang berbudi pekerti luhur dan memiliki nilai-nilai kehidupan yang baik. Karena itu, guru agama harus terus memberikan motivasi, keteladanan, dan pembinaan yang positif kepada peserta didik,” tambahnya.
Melalui kegiatan pembinaan MGMP PAK ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin baik antara pengawas, guru agama, dan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Kristen di wilayah Medan Barat, Marelan, dan Belawan. Semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai spiritual peserta didik.

