Penyelenggara Agama Katolik Kemenag Medan Ambil Bagian dalam Pesparani Sumut III, Kontingen Medan Raih Empat Penghargaan

Medan (Humas) Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Sumatera Utara (Sumut) III Tahun 2026 melalui peran pendampingan terhadap kontingen Kota Medan. Dalam kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 di Catholic Center – Pusat Pembinaan Umat, Karang Sari, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, tersebut, Pinta hadir dalam kapasitasnya sebagai Penyelenggara Agama Katolik sekaligus Sekretaris Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan. Kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan umat dan pengembangan potensi peserta dalam bidang seni dan liturgi Katolik.

Keikutsertaan dan pendampingan tersebut turut mengantarkan kontingen Kota Medan meraih prestasi membanggakan. Dari delapan mata lomba yang diikuti, Kota Medan berhasil memperoleh empat penghargaan, terdiri atas tiga juara I dan satu juara III. Prestasi tersebut diraih oleh Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) Kota Medan yang meraih juara I, Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak yang meraih juara I, CCR Remaja yang juga meraih juara I, serta Mazmur Orang Muda Katolik (OMK) yang memperoleh juara III. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Medan dan umat Katolik, sekaligus menunjukkan semangat serta kerja keras para peserta dalam mempersiapkan diri mengikuti perlombaan.

Dalam pelaksanaan Pesparani Sumut III Tahun 2026, Pinta turut mendampingi kontingen bersama para penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, yaitu Hamma Sitohang, Marulam Nainggolan, Zetra Hail Saragih, Roni Antonius Sitanggang, dan Hekdi Jojada Sinaga. Para penyuluh tersebut juga mengambil bagian dalam kepengurusan LP3KD Kota Medan. Keterlibatan mereka merupakan bentuk dukungan dalam pembinaan, pendampingan, serta pengembangan kemampuan peserta agar dapat berpartisipasi secara optimal dalam kegiatan Pesparani.

Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyelenggara Agama Katolik juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dan LP3KD Kota Medan dalam mendukung pembinaan umat serta mempersiapkan kontingen untuk mengikuti Pesparani. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antarlembaga guna mengembangkan talenta umat, meningkatkan kualitas pembinaan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda Katolik dalam kegiatan keagamaan. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan potensi peserta dapat terus dikembangkan sehingga mampu menghasilkan prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.

Pinta Omastri Pandiangan menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas pencapaian kontingen Kota Medan. Menurutnya, keberhasilan meraih tiga juara I dan satu juara III merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, kebersamaan, serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan perlombaan. “Puji syukur atas prestasi yang diraih kontingen Kota Medan. Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, kebersamaan, dan semangat pelayanan. Semoga keberhasilan ini semakin memotivasi kita untuk terus membina iman, mengembangkan talenta, serta mempererat persaudaraan melalui Pesparani Katolik,” ujar Pinta.

Keberhasilan pada Pesparani Sumut III Tahun 2026 juga menjadi motivasi bagi kontingen Kota Medan untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi ajang Pesparani berikutnya. Setelah pelaksanaan di tingkat provinsi, perhatian selanjutnya diarahkan pada Pesparani Katolik Nasional yang direncanakan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara, pada tahun 2027. Persiapan yang matang, pembinaan yang berkesinambungan, serta dukungan dari Kementerian Agama Kota Medan, Pemerintah Kota Medan, LP3KD, para pembina, dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat mendukung keikutsertaan kontingen dalam ajang nasional tersebut.

Partisipasi Penyelenggara Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan dalam Pesparani Sumut III Tahun 2026 menegaskan pentingnya peran pendampingan dan kolaborasi dalam mendukung prestasi kontingen. Melalui peran Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP., sebagai Penyelenggara Agama Katolik sekaligus Sekretaris Umum LP3KD Kota Medan, bersama para penyuluh Agama Katolik, diharapkan pembinaan umat dan pengembangan talenta dapat terus ditingkatkan. Prestasi yang telah diraih menjadi bekal berharga untuk melangkah menuju Pesparani Katolik Nasional 2027 di Manado, sekaligus memperkuat semangat iman, persaudaraan, dan pelayanan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *