Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus menguatkan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Majelis Taklim Hasanul Arifin, Brayan Kota, Jumat (31/7/2026), dengan mengangkat materi “Kunci Keberkahan Hidup dengan Banyak Bersabar Menjalani Hidup”. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran jamaah agar senantiasa menjadikan kesabaran sebagai bekal dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, Nita Lamongga, yang mengajak jamaah memahami makna sabar sebagai salah satu akhlak mulia yang diperintahkan dalam ajaran Islam. Menurutnya, sikap sabar tidak hanya dibutuhkan saat menghadapi musibah, tetapi juga ketika menjalankan ketaatan dan menjauhi segala bentuk larangan Allah SWT.
Dalam penyampaian materinya, Nita Lamongga menjelaskan bahwa keberkahan hidup tidak selalu diukur dari banyaknya harta atau kemudahan yang dimiliki seseorang. Ia menegaskan bahwa hati yang dipenuhi kesabaran akan lebih mudah menerima setiap ketentuan Allah SWT dengan penuh keikhlasan. “Sabar adalah kunci keberkahan hidup. Ketika kita mampu bersabar dalam menghadapi ujian, tetap taat kepada Allah, dan tidak mudah berputus asa, maka Allah akan memberikan jalan terbaik serta keberkahan yang mungkin tidak pernah kita sangka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nita Lamongga mengajak jamaah untuk membiasakan diri berpikir positif dan memperkuat ikhtiar serta doa dalam setiap keadaan. Menurutnya, setiap ujian yang diberikan Allah SWT mengandung hikmah yang akan mendewasakan keimanan seorang hamba. “Jangan pernah lelah bersabar, karena setiap kesulitan pasti diiringi kemudahan. Teruslah berdoa, berikhtiar, dan bertawakal, sebab Allah tidak akan menyia-nyiakan kesabaran hamba-Nya,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan khidmat dan mendapat sambutan antusias dari jamaah Majelis Taklim Hasanul Arifin. Para peserta mengikuti materi dengan penuh perhatian serta aktif berdiskusi mengenai cara menerapkan sikap sabar dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Medan berharap nilai-nilai kesabaran semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu melahirkan pribadi yang tangguh, ikhlas, dan senantiasa bersyukur dalam setiap keadaan. Kehadiran Penyuluh Agama Islam juga diharapkan terus menjadi penguat pembinaan umat dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

