Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Ajak Jamaah Membiasakan Lima Amalan Ringan Bernilai Besar

Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan umat. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan di Majelis Taklim Darul Hikmah, Jumat (31/7/2026), dengan mengangkat tema “5 Amalan Ringan yang Berat di Timbangan Akhirat”. Melalui kegiatan ini, jamaah diajak membiasakan amalan-amalan sederhana yang bernilai besar di sisi Allah SWT sebagai bekal menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Bimbingan dan penyuluhan disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan, H. Abdullah Hakim. Dalam materinya, ia menguraikan lima amalan ringan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT, yakni memperbanyak zikir, menjaga akhlak mulia, menebarkan salam, bersedekah sesuai kemampuan, serta memperbanyak istighfar sebagai amalan yang perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, H. Abdullah Hakim menjelaskan bahwa kebiasaan melakukan amalan-amalan sederhana secara ikhlas dan istiqamah akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan seorang muslim, baik di dunia maupun di akhirat. Ia mengingatkan jamaah agar tidak menganggap remeh setiap kebaikan yang dilakukan. “Perbanyaklah zikir, jagalah akhlak yang baik, biasakan menebarkan salam, bersedekahlah sesuai kemampuan, dan jangan pernah meninggalkan istighfar. Amalan-amalan yang ringan inilah yang insyaallah akan menjadi pemberat timbangan kebaikan di hari akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdullah Hakim mengajak jamaah untuk menjadikan lima amalan tersebut sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, amalan yang dilakukan secara konsisten akan membentuk pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. “Jangan menunggu mampu melakukan hal-hal besar untuk berbuat baik. Biasakan amalan-amalan ringan dengan penuh keikhlasan dan istiqamah, karena amal yang terus dilakukan lebih dicintai Allah SWT dan akan menjadi bekal terbaik di akhirat,” ungkapnya.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan berlangsung dengan khidmat serta diikuti jamaah dengan penuh antusias. Para peserta menyimak setiap materi yang disampaikan dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga doa bersama sebagai penutup, dengan harapan memperoleh keberkahan serta keistiqamahan dalam mengamalkan amal saleh.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Medan berharap masyarakat semakin termotivasi membiasakan amalan-amalan ringan yang bernilai besar di sisi Allah SWT. Kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi penguat nilai-nilai keagamaan, sehingga terwujud umat yang religius, berakhlak mulia, dan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *