Medan (Humas) – Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus mengintensifkan pembinaan keagamaan bagi masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan. Kegiatan yang dilaksanakan di Majelis Taklim Persatuan Wirid Batak Islam (PWBI), Jalan Kwala Bekala, Jumat (31/7/2026), tersebut diisi dengan materi Tahsin Al-Qur’an dan kajian keislaman sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat keimanan jamaah.
Dalam kegiatan tersebut, Komarul Anwar, S.H.I., Alhafizh, menyampaikan materi Tahsin Al-Qur’an sebagai upaya meningkatkan kemampuan jamaah dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Sementara itu, Alhuda, S.Sos.I., menyampaikan kajian bertajuk “Lima Penghalang Cahaya Hati kepada Allah” yang mengajak jamaah melakukan introspeksi diri agar senantiasa mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Dalam penyampaian materinya, Komarul Anwar menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an dengan benar merupakan kewajiban yang harus terus dipelajari oleh setiap muslim. Ia mengajak jamaah untuk tidak merasa malu memperbaiki bacaan Al-Qur’an meskipun telah berusia lanjut. “Belajar tahsin tidak mengenal usia. Selama masih diberikan kesempatan hidup, mari terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah tajwid dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Alhuda menjelaskan bahwa hati yang bersih akan memudahkan seseorang menerima hidayah dan menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, setiap muslim perlu mengenali berbagai hal yang dapat menghalangi cahaya hidayah masuk ke dalam hati. “Jauhilah sifat-sifat yang mengotori hati, seperti kesombongan, iri hati, dan lalai mengingat Allah. Hati yang bersih akan lebih mudah menerima petunjuk dan merasakan manisnya keimanan,” ungkapnya.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti jamaah dengan semangat menuntut ilmu. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan mereka dalam mengikuti materi Tahsin Al-Qur’an maupun kajian keislaman yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kemenag Medan berharap jamaah semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, memperkuat keimanan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat melahirkan masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia.

