Penyuluh Agama Islam KUA Medan Labuhan Laksanakan Pembinaan Keagamaan di Rutan Kelas I Labuhan Deli

Medan, (Humas). Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Labuhan melaksanakan pembinaan keagamaan bagi warga binaan di Masjid Al Hikmah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli, Rabu (07/10/2026).

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh staf Rutan Kelas I Labuhan Deli, Irfan. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausyiah oleh Penyuluh Agama Islam Sulaiman, S.Th.I., dan Dr. H. Marasakti Bangunan, MA.

Dalam tausyiahnya, Sulaiman menyampaikan materi bertema “Menjadi Baik Itu Pilihan”. Ia mengingatkan bahwa setiap perbuatan manusia akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa memperhatikan setiap perbuatan dan menjadikan kehidupan dunia sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.

Sulaiman menyampaikan dua langkah penting dalam memperbaiki diri, yaitu meniatkan diri untuk menjadi lebih baik dan melakukan tobat atas kemaksiatan yang telah dilakukan serta berkomitmen untuk tidak mengulanginya.

“Dengan niat, seorang muslim dapat memelihara tujuan yang ingin dicapainya. Itulah mengapa ibadah-ibadah dalam Islam diawali dengan niat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bertobat membutuhkan kesungguhan, terutama dalam menjaga komitmen agar tidak kembali melakukan kesalahan yang sama. Masa pembinaan hendaknya dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Dr. H. Marasakti Bangunan, MA., mengajak warga binaan untuk senantiasa menjaga kebersihan hati. Ia mengibaratkan hati manusia seperti besi yang dapat berkarat. Sebelum berkarat, besi itu kuat, namun ketika telah berkarat akan menjadi rapuh.

“Hati yang berkarat adalah hati yang berpenyakit atau sudah tidak sehat dan tidak kuat,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu cara agar hati tidak berkarat adalah dengan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain itu, mengingat kematian juga penting agar manusia tidak terlena dengan kehidupan dunia, tetapi terdorong untuk segera bertaubat, hidup qana’ah, dan semakin bersemangat dalam melaksanakan ibadah.

Ia mengajak warga binaan menjadikan masa yang dijalani saat ini sebagai kesempatan untuk melakukan perubahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di akhir kegiatan, doa disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Labuhan, Khairul Anwar Saragi, S.HI. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian kegiatan memberikan manfaat, serta warga binaan diberikan kekuatan, petunjuk, dan keistiqamahan dalam memperbaiki diri.

Kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dan antusias. Melalui kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Labuhan terus memberikan bimbingan keagamaan sebagai bagian dari upaya penguatan iman, akhlak, dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *