Penyuluh Agama Islam Medan Belawan Ikuti Webinar Generasi Muda Berbudaya

Medan (Humas)– Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, Muhammad Fathul Husni, S.HI., mengikuti Webinar Generasi Muda Berbudaya yang diselenggarakan Direktorat Penerangan Agama Islam melalui Subdirektorat Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 13.00 WIB. Webinar mengangkat tema “Negeri Pusako Batuah: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pembacaan Jejak Budaya”. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Webinar tersebut merupakan bagian dari program Direktorat Penerangan Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya bangsa. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran budaya sebagai sarana membangun karakter dan peradaban masyarakat. Peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pelestarian budaya dan penguatan identitas kebangsaan. Diskusi juga menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang seni, budaya, dan keagamaan.

Muhammad Fathul Husni mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan baru tentang pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa. “Webinar ini sangat bermanfaat karena membuka pemahaman tentang bagaimana budaya dapat menjadi media untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya. Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Ia menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya bangsa.

Sementara itu, Muhammad Fathul Husni menegaskan bahwa nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. “Melalui pemahaman terhadap jejak budaya, generasi muda dapat mengenal jati diri bangsa dan memiliki rasa bangga terhadap warisan yang dimiliki Indonesia,” katanya. Ia menambahkan bahwa budaya dan agama memiliki hubungan yang erat dalam membentuk kehidupan masyarakat yang harmonis. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.

Senada dengan hal itu, Muhammad Fathul Husni berharap materi yang diperoleh dari webinar dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepenyuluhan di tengah masyarakat. “Pengetahuan yang saya peroleh akan menjadi bekal untuk menyampaikan pesan-pesan moderasi beragama dan pelestarian budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” ungkapnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberagaman budaya sebagai kekayaan bangsa. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan nasional.

Kegiatan Webinar Generasi Muda Berbudaya berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya budaya dalam pembangunan peradaban bangsa. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu menjadi agen pelestari budaya di lingkungan masing-masing. Webinar ini juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *