Penyuluh Agama Katolik Kemenag Medan Dampingi 95 Calon Krismawan-Krismawati, Tanamkan Semangat Pertobatan dan Penguatan Iman

Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Hamma Sitohang, melaksanakan pendampingan rohani kepada 95 calon penerima Sakramen Krisma (Krismawan dan Krismawati) di Paroki Santa Maria Ratu Rosari, Tanjung Selamat, Medan, Minggu (1/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang gereja beralamat di Jalan Flamboyan Raya No. 139, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, bertujuan mempersiapkan para calon penerima Krisma agar semakin memahami makna pertobatan dan memperkuat kehidupan iman Katolik.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Katolik Hamma Sitohang turut memberikan pendampingan dan pembinaan rohani melalui ibadat tobat bersama sebagai bentuk persiapan batin sebelum para peserta melaksanakan pengakuan dosa. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh penghayatan. Para peserta diajak merefleksikan perjalanan hidup, menyadari kesalahan, serta memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama.

Dalam renungan rohani, Hamma Sitohang menekankan pentingnya membangun kesadaran diri untuk mengingat dan mengenali dosa-dosa yang telah dilakukan, kemudian menyesalinya dengan tulus dan berani mengakuinya di hadapan Tuhan melalui Sakramen Tobat. Ia mengajak para calon Krismawan dan Krismawati agar menjadikan pertobatan sebagai langkah nyata untuk memperbarui diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Renungan tersebut juga mengangkat kisah anak yang hilang dalam Injil Lukas 15:11-32. Melalui perumpamaan ini, Hamma Sitohang mengajak peserta memahami bahwa kasih dan kerahiman Allah senantiasa terbuka bagi setiap orang yang mau kembali kepada-Nya. Sebagaimana anak bungsu yang menyadari kesalahannya, menyesali perbuatannya, dan memutuskan kembali kepada bapanya, setiap umat diharapkan memiliki keberanian untuk bertobat dan memperbarui kehidupan iman.

Penyuluh Agama Katolik Hamma Sitohang menyampaikan bahwa pendampingan rohani merupakan bagian penting dalam mempersiapkan para calon penerima Sakramen Krisma, baik dari segi pengetahuan iman maupun pembentukan karakter dan kehidupan spiritual. “Kami berharap melalui pendampingan ini, para calon Krismawan dan Krismawati semakin menyadari pentingnya pertobatan, berani mengakui kesalahan, serta memiliki komitmen untuk hidup semakin dekat dengan Tuhan dan menjadi saksi iman di tengah masyarakat,” ungkap Hamma Sitohang.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Katolik Hamma Sitohang berharap seluruh calon Krismawan dan Krismawati semakin siap secara rohani dalam menyambut Sakramen Krisma. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan dalam membina umat, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat pertobatan dan kehidupan menggereja yang semakin baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *