Medan (Humas) Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Zetra Hail Saragih, melatih Paduan Suara Sursum Corda Paroki St. Maria Yang Dikandung Tanpa Noda Katedral Medan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan latihan berlangsung di Aula Serbaguna Paroki Katedral, Jalan Pemuda No. 1, A U R, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan liturgi melalui pujian dan nyanyian rohani.
Dalam latihan tersebut, Zetra Hail Saragih membimbing para anggota paduan suara membawakan lagu “Tuhan Kau Gembala Kami” yang terdapat dalam buku Puji Syukur nomor 542. Latihan dilakukan dengan memperhatikan ketepatan nada, penghayatan lirik, dan kekompakan suara agar lagu dapat dinyanyikan dengan baik serta penuh makna dalam perayaan liturgi.
Meskipun hanya diikuti oleh lima orang tua, kegiatan latihan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta menunjukkan kesungguhan dalam mengikuti setiap arahan serta berusaha meningkatkan kemampuan bernyanyi mereka. Semangat tersebut mencerminkan komitmen untuk tetap ambil bagian dalam pelayanan Gereja, meskipun jumlah anggota yang mengikuti latihan masih terbatas.
Zetra Hail Saragih memberikan pendampingan dan arahan agar setiap peserta dapat mengembangkan kemampuan vokal sekaligus memahami pesan rohani yang terkandung dalam lagu. Melalui latihan yang terarah dan berkesinambungan, para anggota diharapkan semakin percaya diri dan mampu memberikan pelayanan terbaik melalui paduan suara.
Zetra menyampaikan bahwa semangat dan kesediaan untuk melayani merupakan hal penting dalam kegiatan paduan suara. “Walaupun hanya lima orang, semangat untuk berlatih dan melayani Tuhan tetap luar biasa. Yang terpenting adalah ketulusan, kekompakan, dan kemauan untuk terus belajar,” ungkap Zetra. Pesan tersebut menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus bertekun dalam latihan dan menjalankan pelayanan dengan penuh sukacita.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Paduan Suara Sursum Corda semakin berkembang dalam kualitas vokal, kebersamaan, dan penghayatan iman. Latihan tersebut juga menjadi wujud semangat pelayanan umat dalam mendukung kehidupan liturgi di Paroki St. Maria Yang Dikandung Tanpa Noda Katedral Medan. Dengan ketekunan dan semangat yang terus terpelihara, keterbatasan jumlah anggota tidak menjadi penghalang untuk mempersembahkan pujian yang bermakna bagi Tuhan dan umat.

