Penyuluh Agama Kemenag Medan Berikan Penguatan Rohani Bagi Pasien Rumah Bina Kasih

Medan (Humas) Para Penyuluh Agama Kementerian Agama Kota Medan yang terdiri dari Penyuluh Bimas Katolik, Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., bersama Penyuluh Bimas Kristen, Sindar Purba dan Ruminna Sinaga, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan bagi para pasien di Rumah Bina Kasih Medan, Jalan Jenderal Tahi Bonar Simatupang No.148, Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, pada Selasa (09/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti dengan antusias oleh para pasien dan keluarga yang hadir. Penyuluhan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama Kota Medan dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menjalani masa perawatan.

Dalam kesempatan tersebut, para penyuluh mengangkat tema “Kerendahan Hati Membuka Jalan bagi Mukjizat”  yang diambil dari Injil Matius 8:5–13. Tema ini mengajak para peserta untuk meneladani sikap rendah hati perwira di Kapernaum yang menunjukkan iman yang kuat kepada Tuhan sehingga memperoleh mukjizat kesembuhan bagi hambanya.

Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan penuh penguatan, para penyuluh mengajak peserta untuk tetap memiliki harapan, keyakinan, dan keteguhan iman di tengah berbagai tantangan kehidupan. Nilai kerendahan hati juga ditekankan sebagai sikap yang mampu membuka hati manusia untuk menerima kasih dan pertolongan Tuhan.

Suasana penyuluhan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian serta aktif dalam berbagi pengalaman dan refleksi iman. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru serta penghiburan bagi para pasien dalam menjalani proses pemulihan kesehatan.

Mewakili para penyuluh, Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. “Kami berharap melalui penyuluhan ini para pasien semakin dikuatkan dalam iman, memiliki pengharapan yang teguh, dan senantiasa percaya bahwa kerendahan hati serta iman yang tulus dapat membuka jalan bagi berkat dan mukjizat Tuhan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *