Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi pasien rawat inap di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) Medan, Jalan Dr. Mansyur Nomor 66, Kelurahan Merdeka, Kota Medan, Senin (27/07/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi, penguatan spiritual, serta doa kepada para pasien agar tetap memiliki semangat untuk sembuh dan semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. di tengah ujian sakit yang sedang dihadapi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama tim penyuluh agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan. Turut hadir Abdul Majid dari KUA Medan Kota, Al Huda dari KUA Medan Johor, dan Nurbaiti Lubis dari KUA Medan Amplas. Kebersamaan para penyuluh dalam memberikan pelayanan rohani ini menjadi wujud kepedulian Kementerian Agama terhadap kebutuhan spiritual masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Pelaksanaan bimbingan dibagi menjadi dua kelompok agar dapat menjangkau lebih banyak pasien. Abdul Majid bersama Al Huda memberikan penyuluhan kepada pasien di ruang rawat inap lantai 5, sedangkan Paidi bersama Nurbaiti Lubis melaksanakan bimbingan di ruang rawat inap lantai 4. Mereka mendatangi setiap kamar pasien secara bergantian sehingga pelayanan dapat diberikan secara lebih dekat, hangat, dan menyentuh hati.
Dalam pelaksanaannya, Nurbaiti Lubis membuka kegiatan dengan memperkenalkan diri sebagai Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan serta menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan. Selanjutnya, Paidi memberikan motivasi kepada para pasien agar tetap memiliki harapan dan keyakinan untuk sembuh. Ia mengajak pasien untuk tidak berputus asa, melainkan terus berikhtiar, menjaga semangat, dan memperbanyak doa kepada Allah Swt. sebagai Dzat Yang Maha Menyembuhkan.
Paidi menegaskan “Bahwa sikap optimis merupakan salah satu kekuatan batin yang dapat membantu proses penyembuhan, Sakit adalah ujian sekaligus penghapus dosa bagi orang yang beriman. Tetaplah optimis, terus berikhtiar mengikuti pengobatan, dan jangan pernah berhenti berdoa kepada Allah Swt. karena Dia-lah Yang Maha Memberikan kesembuhan. Semoga setiap rasa sakit yang dirasakan menjadi jalan datangnya rahmat dan kasih sayang Allah.” ujar Paidi
Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis, pasien juga diajak memperkuat keimanan melalui doa, dzikir, dan kesabaran dalam menghadapi ujian. Kegiatan kemudian ditutup dengan muhasabah, doa bersama, serta permohonan kepada Allah Swt. agar seluruh pasien diberikan kesehatan, kesembuhan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalani setiap ujian kehidupan.(Paidi).

