Penyuluh Kemenag Medan Berikan Penguatan Rohani bagi Lansia di Panti Jompo Yayasan Budi Guna Bakti

Medan (Humas) – Sebagai wujud kepedulian terhadap pembinaan spiritual bagi masyarakat lanjut usia, Penyuluh Bimas Katolik dan Penyuluh Bimas Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan rohani kepada para lansia di Panti Jompo Yayasan Budi Guna Bakti, Jalan KL. Yos Sudarso Km. 16 No. 14, Martubung, Medan Labuhan, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai-nilai keagamaan tersebut diikuti oleh para penghuni panti jompo dengan penuh antusias. Melalui ibadat bersama, para lansia diajak untuk memperkuat iman, menumbuhkan semangat hidup, serta meningkatkan rasa syukur dalam menjalani masa lanjut usia.

Pembinaan rohani ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Kota Medan dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia yang membutuhkan pendampingan spiritual dan penguatan mental di masa senja kehidupan.

Tim pelayanan terdiri dari Penyuluh Katolik Kementerian Agama Kota Medan, yakni Leonhard Hutagalung, S.S., Marulam Nainggolan, S.S., dan Demaran Sigiro, S.Fil., yang berkolaborasi dengan Penyuluh Bimas Kristen, yaitu Maruli Siburian, S.Th., Tiurma Butar Butar, S.Th., Natalina Hutagalung, S.PAK., dan Torang Berutu, S.Th. Kehadiran para penyuluh disambut dengan sukacita oleh para penghuni panti yang merasakan perhatian dan kasih melalui pelayanan tersebut.

Dalam pelaksanaan ibadat, Maruli Siburian bertindak sebagai pemimpin ibadat yang memandu jalannya peribadatan dengan penuh khidmat. Sementara itu, Tiurma Butar Butar memimpin pujian dan lagu-lagu rohani yang menghidupkan suasana serta menghadirkan semangat dan sukacita di tengah para peserta.

Pada kesempatan tersebut, Leonhard Hutagalung menyampaikan renungan bertema “Hidup Tetap Berbuah di Tangan Allah, Bahkan di Usia Lanjut” yang diangkat dari Injil Lukas 1:57-66,80. Dalam renungannya, ia mengajak para lansia untuk tetap memiliki pengharapan, keyakinan, dan semangat hidup karena Tuhan senantiasa menyertai setiap perjalanan kehidupan manusia.

“Usia lanjut bukanlah akhir dari karya Allah dalam hidup seseorang. Justru pada masa inilah kita diajak untuk semakin dekat kepada Tuhan, memperkuat iman, dan menjadi teladan bagi anak, cucu, serta lingkungan sekitar. Di tangan Tuhan, setiap kehidupan tetap memiliki nilai dan makna yang berharga,” ungkap Leonhard Hutagalung.

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan usia tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan harapan. Menurutnya, setiap orang tetap dapat menjadi berkat melalui doa, nasihat, pengalaman hidup, dan keteladanan iman yang dimiliki.

“Tuhan tidak melihat usia sebagai penghalang untuk berkarya. Selama kita masih diberi kesempatan hidup, kita tetap dapat menjadi saluran kasih dan berkat bagi sesama. Karena itu, marilah menjalani setiap hari dengan rasa syukur, sukacita, dan keyakinan akan penyertaan Tuhan,” tambahnya.

Para lansia tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan sukacita. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para penyuluh yang memberikan penguatan rohani sekaligus menjadi teman berbagi cerita dan pengalaman hidup.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan keagamaan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dan pelayanan kemanusiaan yang memberikan semangat baru bagi para penghuni panti jompo. Kehadiran para penyuluh diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan, ketenangan batin, serta memperkuat keyakinan bahwa mereka tetap dicintai, dihargai, dan diperhatikan.

Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Medan terus berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembinaan rohani bagi lansia menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa setiap warga, termasuk mereka yang berada pada usia lanjut, tetap mendapatkan perhatian, pendampingan, dan penguatan spiritual dalam menjalani kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *