Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Amplas, Dewi Anggraini, S.Ag., menyampaikan penyuluhan keagamaan melalui siaran Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Medan, Kamis (24/9/2026). Mengangkat tema “Ketika Kebaikan Menjadi Pembersih Dosa dan Penenang Jiwa”, penyuluhan tersebut mengajak masyarakat membiasakan diri melakukan berbagai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keislaman.
Pemanfaatan media radio menjadi salah satu sarana bagi Penyuluh Agama Islam untuk memperluas jangkauan pembinaan kepada masyarakat. Melalui siaran tersebut, pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan kepada masyarakat yang sedang menjalankan berbagai aktivitas, sehingga pembinaan tidak hanya berlangsung melalui pertemuan tatap muka, tetapi juga dapat menjangkau pendengar melalui media publik.
Dalam penyampaiannya, Dewi menjelaskan bahwa kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas memiliki nilai ibadah dan dapat menjadi jalan bagi seseorang untuk memperbaiki diri. Ia menekankan bahwa berbuat baik tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebaikan yang kita lakukan dengan tulus akan menghapuskan kekhilafan masa lalu sekaligus menghadirkan kedamaian di dalam jiwa,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, niat menjadi bagian penting dalam setiap perbuatan. Kebaikan yang dilakukan dengan ketulusan tidak hanya memberikan manfaat kepada orang lain, tetapi juga dapat membentuk kebiasaan positif dalam diri seseorang. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri berbuat baik tanpa harus menunggu memiliki kesempatan atau kemampuan untuk melakukan sesuatu yang besar.
“Saat hati dibimbing oleh niat baik, hidup akan terasa lebih tenang dan bermakna. Karena itu, jangan menunggu kesempatan besar untuk berbuat baik. Mulailah dari hal sederhana yang bisa kita lakukan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan berbuat baik dapat membantu seseorang menghadapi berbagai persoalan dengan sikap yang lebih tenang. Ketika seseorang membangun kebiasaan positif, hal tersebut dapat tercermin dalam cara berbicara, memperlakukan orang lain, serta menyikapi berbagai keadaan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, H. M. Muhammad Lukman Hakim Hasibuan, mengapresiasi penyuluhan yang disampaikan Dewi Anggraini melalui RRI Kota Medan. Menurutnya, pemanfaatan media publik menjadi salah satu ruang strategis bagi Penyuluh Agama Islam untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi materi dan dedikasi yang disampaikan oleh Ibu Dewi Anggraini. Penyuluhan melalui media seperti RRI menjadi salah satu bentuk upaya memperluas jangkauan pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Lukman Hakim menyampaikan bahwa penyuluh memiliki peran penting dalam menghadirkan edukasi keagamaan yang dapat dipahami dan diterapkan masyarakat. Menurutnya, pesan mengenai kebaikan dan ketenangan jiwa menjadi bagian dari pembinaan yang dapat mendorong masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
“Melalui siaran RRI ini, pesan-pesan kebaikan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, memberikan pencerahan, serta memperkuat nilai-nilai spiritual warga Kota Medan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pelayanan Penyuluh Agama kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui penyuluhan tersebut, Dewi mengajak masyarakat menjadikan kebaikan sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Kebaikan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang dilakukan dengan ikhlas dan konsisten.
Penyuluhan melalui RRI Kota Medan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Amplas dalam menghadirkan edukasi keagamaan melalui berbagai media. Pesan yang disampaikan diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus mengajak masyarakat menjalani kehidupan dengan lebih banyak melakukan kebaikan, menjaga ketulusan, dan membangun ketenangan dalam diri.

