Perkuat Hubungan dengan Allah dan Sesama, Penyuluh KUA Medan Sunggal Berikan Bimluh di Lapas Kelas I Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, Drs. H. Fuji, MA, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) bagi warga binaan di Lapas Kelas I Medan, Jalan Lembaga Pemasyarakatan Nomor 27, Tanjung Gusta, Kota Medan, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menjaga Hablum Minallah dan Hablum Minannas” sebagai bekal pembinaan spiritual dan sosial bagi warga binaan.

Dalam penyampaiannya, Fuji menjelaskan bahwa hablum minallah merupakan hubungan manusia dengan Allah SWT, sedangkan hablum minannas adalah hubungan manusia dengan sesama. Kedua konsep tersebut harus berjalan secara seimbang agar seorang Muslim mampu menjalani kehidupan yang diridhai Allah sekaligus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Hablum minallah berarti hubungan manusia dengan Allah SWT, sedangkan hablum minannas adalah hubungan manusia dengan sesama manusia. Keduanya harus dijaga secara seimbang melalui ketaatan beribadah kepada Allah dan akhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fuji.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa hablum minallah merupakan dimensi vertikal yang mencerminkan kewajiban seorang hamba kepada Sang Pencipta. Wujudnya antara lain dengan melaksanakan salat lima waktu, berpuasa, menunaikan zakat, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, serta berdzikir. Menurutnya, ibadah yang istiqamah akan menumbuhkan ketenangan hati dan menjadi kekuatan dalam memperbaiki diri.

Sementara itu, hablum minannas merupakan dimensi horizontal yang mengatur hubungan antarsesama manusia. H. Fuji mengajak warga binaan untuk senantiasa berbakti kepada orang tua, menjaga silaturahmi, saling membantu, menjaga lisan, bersikap jujur, serta beretika dalam berinteraksi, termasuk di media sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
“Perubahan hidup dimulai dari kemauan memperbaiki hubungan dengan Allah, kemudian diwujudkan melalui perilaku baik kepada sesama. Jika kedua hubungan ini terjaga, insya Allah akan lahir pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Fuji kepada seluruh peserta bimbingan.

Kegiatan Bimluh berlangsung dengan penuh perhatian dan diikuti secara antusias oleh warga binaan. Melalui pembinaan keagamaan yang rutin, KUA Kecamatan Medan Sunggal berharap warga binaan memperoleh motivasi untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Melalui tema “Menjaga Hablum Minallah dan Hablum Minannas”, KUA Kecamatan Medan Sunggal menegaskan pentingnya keseimbangan antara ibadah kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama. Kedua aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter Muslim yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *