Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Tamrin Butar Butar, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan kepada jamaah di Masjid Kodim Medan, Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan keagamaan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai ajaran Islam. Dalam penyampaiannya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan diikuti jamaah yang menyimak pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.
Dalam penyuluhannya, Tamrin Butar Butar menekankan pentingnya memperkuat keimanan sebagai landasan dalam membentuk pribadi muslim yang berakhlak mulia. Ia menjelaskan bahwa keimanan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, perkataan, dan perbuatan sehari-hari. Menurutnya, seseorang yang memiliki pemahaman agama yang baik akan senantiasa berusaha menjaga perilaku serta menghindari tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia menyampaikan, “Keimanan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika kita beribadah, tetapi juga dalam cara berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain.”
Selain itu, ia mengingatkan jamaah agar senantiasa menjaga pelaksanaan salat dan memperbanyak amal kebaikan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ia juga mengajak jamaah untuk membiasakan diri menjaga lisan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, nilai-nilai keislaman akan semakin bermakna apabila diterapkan secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menegaskan, “Jangan hanya mengejar kebaikan untuk diri sendiri, tetapi jadilah orang yang kehadirannya juga membawa manfaat dan kebaikan bagi orang lain.”
Sementara itu, Tamrin juga mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat. Senada dengan hal itu, keterlibatan penyuluh agama dalam kegiatan di lingkungan masjid diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pembinaan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat. Kebersamaan dalam kegiatan keagamaan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan memperkuat persatuan.
Antusiasme jamaah terlihat dari perhatian mereka dalam mengikuti penyampaian materi keagamaan hingga kegiatan selesai. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi jamaah untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak. Selain memberikan pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antara penyuluh agama dan masyarakat. Kehadiran penyuluh agama di lingkungan Masjid Kodim Medan merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pendampingan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan umat.
Pembinaan keagamaan di lingkungan masjid diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Pemahaman terhadap ajaran Islam perlu terus diperkuat agar dapat menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Setiap jamaah diharapkan mampu mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Dengan keimanan yang kokoh, akhlak yang terjaga, serta kepedulian terhadap sesama, kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan dapat terus diwujudkan.

