Medan (Humas) — Kelompok Kerja Guru (KKG) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen (MP-PAK) dan Bimbingan Penyuluhan (BP) Kecamatan Medan Timur menggelar pertemuan pembinaan guru Tahun Pelajaran 2026/2027, Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di UPT SD Negeri 060873, Jalan Gunung Krakatau No. 105, Medan Timur, tersebut dipimpin Pengawas MP-PAK Kementerian Agama Kota Medan, Nurmawan Hutauruk, M.Pd.K., dan dihadiri Kepala UPT SD Negeri 060873 Agus Salim Pohan, S.Pd., M.Pd., serta pengurus KKG MP-PAK dan BP Medan Timur.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam melaksanakan tugas pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Selain pembinaan, kegiatan juga diisi dengan pendataan guru MP-PAK dan BP yang berada di sekolah binaan Pengawas MP-PAK. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aktif, dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam arahannya, Nurmawan Hutauruk menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan peserta didik. Menurutnya, guru Pendidikan Agama Kristen tidak hanya berperan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menanamkan nilai-nilai iman, karakter, moral, dan akhlak kepada peserta didik.
“Guru Pendidikan Agama Kristen memiliki tanggung jawab yang besar dalam membentuk karakter, iman, dan akhlak peserta didik. Karena itu, kompetensi guru harus terus dikembangkan agar pembelajaran yang diberikan tidak hanya selesai di ruang kelas, tetapi benar-benar memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan kehidupan peserta didik,” ujar Nurmawan.
Ia menilai forum KKG memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas guru. Melalui forum tersebut, para pendidik dapat saling bertukar pengalaman, mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam proses pembelajaran, serta berbagi praktik baik yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
“KKG bukan hanya tempat berkumpul, tetapi harus menjadi ruang untuk belajar bersama. Mari manfaatkan forum ini untuk saling berbagi pengalaman, memperbarui wawasan, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan pembelajaran. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.
Nurmawan juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan berbagai sumber dan pendekatan pembelajaran. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan karakter peserta didik menuntut guru untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan substansi pendidikan agama.
“Guru harus mau belajar dan beradaptasi. Perubahan zaman tidak boleh membuat kita kehilangan nilai-nilai dasar pendidikan agama, tetapi justru menjadi peluang untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut dengan cara yang lebih relevan dan mudah diterima peserta didik,” katanya.
Kepala UPT SD Negeri 060873, Agus Salim Pohan menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di sekolah yang dipimpinnya. Ia menilai sinergi antara Kementerian Agama, pengawas, dan guru merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah.
“Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada UPT SD Negeri 060873 sebagai tuan rumah kegiatan ini. Kami berharap pembinaan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi para guru, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di sekolah,” ungkap Agus Salim Pohan.
Ia juga berharap forum KKG dapat terus berjalan secara konsisten sebagai ruang koordinasi dan pengembangan profesionalisme guru. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja sama berbagai pihak sehingga guru tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran.
Sementara itu, pendataan guru MP-PAK dan BP yang dilakukan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh data yang lebih tertib dan akurat mengenai guru binaan. Data tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembinaan, pemetaan kebutuhan, serta perencanaan program peningkatan kompetensi guru di wilayah Kecamatan Medan Timur.
Melalui pertemuan KKG MP-PAK dan BP tersebut, Pengawas Pendidikan Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan terus mendorong terciptanya komunitas belajar yang aktif dan kolaboratif di kalangan guru. Forum tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga menjadi wadah untuk melahirkan berbagai inovasi dan praktik baik dalam pembelajaran.
Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan dan kolaborasi yang semakin kuat, guru Pendidikan Agama Kristen di Kecamatan Medan Timur diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas. Pembelajaran yang baik diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta didik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki iman, karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.

