Medan (Humas) – Plt. Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Medan menyelenggarakan kegiatan Hening Nusantara Serentak Seluruh Indonesia di dua titik lokasi Kota Medan, yakni di Vihara Mahasahampatti dan Vihara Bodhi Gaya, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi Jakarta Pusat dan terhubung secara hybrid dengan 34 provinsi di Indonesia. Di Kota Medan, kegiatan Hening Nusantara diikuti oleh umat Buddha, penyuluh agama Buddha, organisasi keagamaan, serta masyarakat yang mengikuti rangkaian praktik hening dan refleksi spiritual secara bersama-sama.
Plt. Penyelenggara Buddha Kota Medan hadir langsung di Vihara Bodhi Gaya Medan untuk memantau pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan lancar. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan Hening Nusantara menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran batin, kedamaian, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Hening Nusantara bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana refleksi diri untuk menumbuhkan nilai ketenangan, toleransi, cinta kasih, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan yang penuh dinamika,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi umat Buddha Kota Medan yang mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan. Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang dibangun melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan Hening Nusantara dilaksanakan melalui praktik hening bersama sebagai gerakan refleksi nasional yang bertujuan memperkuat spiritualitas serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kedamaian dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat di kedua titik lokasi. Melalui kegiatan ini, umat Buddha diharapkan dapat semakin mengimplementasikan nilai-nilai Waisak melalui sikap bijaksana, damai, toleran, dan penuh welas asih kepada sesama dalam kehidupan sehari-hari.

