Tebarkan Cinta Rasul melalui Sholawat, Penyuluh Agama Medan Amplas Gelar BIMLUH di Majelis Taklim Raudhatul Jannah

Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Amplas terus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang menyejukkan serta berdampak positif bagi umat.

Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas, Muhammad Lukman Hakim Hasibuan mengarahkan seluruh penyuluh agama Islam agar aktif hadir memberikan pembinaan yang mampu meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, dan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam.

“Penyuluh agama harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pencerahan dan pembinaan yang dapat memperkuat pemahaman serta pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai implementasi dari arahan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Amplas, Syarto melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (BIMLUH) bersama Majelis Taklim Raudhatul Jannah di Musholla Taqwa, Jalan S.M. Raja Km. 6, Kelurahan Harjosari I, Rabu (20/05/2026).

Dalam tausyiahnya, Dr. Syarto menyampaikan materi akhlak bertema “Bersholawat Tanda Cinta kepada Rasulullah SAW.” Ia menjelaskan bahwa memperbanyak sholawat merupakan salah satu bentuk kecintaan dan penghormatan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, sholawat bukan sekadar amalan lisan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan spiritual umat dengan Rasulullah SAW sekaligus bentuk adab kepada manusia terbaik pilihan Allah SWT.

“Menambahkan lafaz ‘Sayyidina’ dalam sholawat merupakan bagian dari adab dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin dan panutan umat,” jelasnya di hadapan jamaah.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan firman Allah SWT dalam Surah An-Nur ayat 63 yang mengajarkan pentingnya menjaga adab terhadap Rasulullah SAW.

Selain itu, Dr. Syarto juga menjelaskan beberapa waktu dan keadaan yang dianjurkan untuk memperbanyak sholawat, di antaranya ketika tasyahud akhir, tasyahud awal, setelah takbir kedua dalam salat jenazah, saat khutbah, ketika azan, saat berdoa, ketika masuk dan keluar masjid, serta ketika berkumpul maupun berpisah dalam suatu majelis.

Ia menegaskan bahwa memperbanyak sholawat tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi jalan memperoleh syafaat Rasulullah SAW di akhirat kelak.

“Sholawat adalah amalan yang ringan diucapkan, namun besar manfaatnya. Dengan memperbanyak sholawat, hati menjadi lebih tenang dan kecintaan kepada Rasulullah SAW akan semakin tumbuh dalam diri seorang muslim,” ungkapnya.

Kegiatan BIMLUH berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri pengurus majelis taklim, Nurjani, serta puluhan jamaah yang mengikuti tausyiah dengan antusias hingga akhir acara.

Para jamaah tampak aktif menyimak materi dan berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk menambah pemahaman keagamaan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah bersama seluruh peserta yang hadir.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, KUA Kecamatan Medan Amplas berharap masyarakat semakin mencintai Rasulullah SAW, memperkuat akhlak Islami, serta membiasakan amalan-amalan sunnah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *