Rawat Harapan di Tengah Sakit, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Berikan Bimbingan Rohani di RS Hermina

Medan (Humas) – Di tengah suasana rumah sakit yang identik dengan proses pengobatan dan pemulihan, kebutuhan akan ketenangan batin dan penguatan spiritual menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari kondisi pasien. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan bimbingan penyuluhan rohani yang dilaksanakan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan di RS Hermina, Rabu (7/10/2026). Kehadiran penyuluh tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan pendampingan bagi pasien serta keluarga yang sedang menghadapi masa sulit. Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan, Verawati Butar-butar, memberikan penguatan iman dan motivasi agar pasien tetap memiliki pengharapan selama menjalani proses perawatan.

Verawati Butar-butar menyampaikan bahwa kondisi sakit tidak hanya membutuhkan perhatian dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga dukungan secara rohani. Menurutnya, pendampingan melalui bimbingan keagamaan dapat menjadi penguat bagi pasien dalam menghadapi masa perawatan. “Melalui bimbingan ini, kami ingin memberikan penguatan dan mengingatkan bahwa dalam setiap keadaan, kita tetap memiliki pengharapan kepada Tuhan,” ujar Verawati. Selain itu, ia mengajak pasien dan keluarga untuk tetap menjaga semangat serta menyerahkan setiap proses yang dijalani kepada Tuhan.

Sementara itu, bimbingan penyuluhan juga diarahkan untuk menumbuhkan sikap sabar, kuat, dan penuh pengharapan selama menghadapi kondisi yang tidak mudah. Verawati mengingatkan agar pasien tidak larut dalam kekhawatiran, melainkan terus membangun keyakinan dan semangat untuk menjalani proses pemulihan. “Kita harus tetap percaya bahwa Tuhan menyertai setiap langkah kita, termasuk ketika kita sedang berada dalam keadaan sakit,” ungkapnya. Pesan tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan batin sekaligus membantu pasien dan keluarga menghadapi situasi dengan lebih positif.

Senada dengan hal itu, kehadiran Penyuluh Agama Kristen di lingkungan rumah sakit menjadi bentuk pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bimbingan rohani diberikan dengan pendekatan yang humanis sehingga pasien dapat merasakan perhatian, kepedulian, dan dukungan selama menjalani perawatan. “Kehadiran kami bukan hanya untuk menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga untuk mendengarkan dan memberikan semangat kepada mereka yang membutuhkan,” kata Verawati. Melalui pendekatan tersebut, penyuluhan diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih menenangkan sekaligus memperkuat ketahanan spiritual pasien dan keluarga.

Selain memberikan pesan penguatan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi penyuluh untuk membangun komunikasi dengan pasien dan keluarga secara lebih dekat. Pendampingan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi serta situasi yang dihadapi masing-masing pasien. Verawati menegaskan bahwa dukungan dari lingkungan sekitar juga memiliki peran penting dalam menjaga semangat pasien selama menjalani proses pengobatan. “Mari saling menguatkan, karena dalam keadaan apa pun kita tidak berjalan sendiri dan selalu ada pengharapan,” tuturnya.

Kegiatan bimbingan penyuluhan di RS Hermina menjadi salah satu bentuk kehadiran Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga menghadirkan dukungan moral dan spiritual bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat terus hadir dalam berbagai ruang pelayanan publik, termasuk lingkungan rumah sakit. Kehadiran penyuluh diharapkan mampu memberikan manfaat dan menjadi sumber penguatan bagi pasien serta keluarga selama menjalani proses perawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *