Medan (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Medan. Dua siswi kelas VI Makkah, Hanna Sofia Syahyadi dan Aina Aqila, berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Bidang Studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Lembaga Olimpiade Sains Nasional Pelajar Sigma. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus bukti semangat dan kesungguhan siswa dalam mengembangkan kemampuan akademik melalui kompetisi. Senin (12/10/2026)
Hanna Sofia Syahyadi dan Aina Aqila merupakan siswi yang aktif mengikuti berbagai kegiatan olimpiade, baik di tingkat kota maupun nasional. Keikutsertaan mereka dalam kompetisi akademik menjadi salah satu bentuk upaya untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan, serta mengukur hasil belajar di luar kegiatan pembelajaran sehari-hari. Konsistensi keduanya dalam mengikuti berbagai perlombaan menunjukkan semangat untuk terus belajar dan berani menghadapi tantangan.
Prestasi kali ini terasa semakin istimewa karena diraih ketika keduanya tengah mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir masa studi di madrasah. Di tengah kesibukan belajar dan persiapan menyelesaikan pendidikan, Hanna dan Aina masih menyempatkan diri mengikuti olimpiade serta memberikan kontribusi positif bagi nama baik MIN 1 Kota Medan. Dedikasi tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa semangat berprestasi dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab menyelesaikan pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan kedua siswi tersebut. Menurutnya, medali perak yang diraih merupakan hasil yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi agar Hanna dan Aina terus mengembangkan potensi diri. Ia juga menilai bahwa keikutsertaan siswa dalam olimpiade memberikan pengalaman berharga dalam membangun keberanian, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Hanna Sofia Syahyadi dan Aina Aqila. Di tengah persiapan menghadapi ujian akhir, mereka masih menunjukkan semangat untuk mengikuti olimpiade dan memberikan yang terbaik bagi madrasah. Prestasi ini patut diapresiasi dan diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk terus berkembang, baik selama menempuh pendidikan maupun setelah menyelesaikannya di MIN 1 Kota Medan,” ungkap Ali Sanusi Rambe.
Ia berharap kedua siswi tersebut tetap bersedia mengikuti kegiatan olimpiade dan kompetisi akademik lainnya selama masih menjadi bagian dari keluarga besar MIN 1 Kota Medan. Menurutnya, kesempatan untuk berkompetisi perlu dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai sarana memperkaya pengalaman dan mengembangkan kemampuan. Selain itu, ia mengingatkan agar keduanya tetap menjaga keseimbangan antara persiapan ujian akhir dan kegiatan perlombaan sehingga keduanya dapat dijalani dengan baik.
Ali Sanusi Rambe juga berpesan agar Hanna dan Aina dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya. Ia berharap keberhasilan tersebut mendorong siswa lain untuk lebih giat belajar, berani mencoba hal baru, dan tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi. Dengan persiapan yang sungguh-sungguh serta dukungan guru dan madrasah, siswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan bersaing secara positif dengan peserta dari madrasah maupun sekolah lain di Kota Medan.
“Jadikan prestasi ini sebagai penyemangat untuk terus belajar dan jangan cepat berpuas diri. Saya juga berharap Hanna dan Aina dapat memberikan motivasi kepada adik-adik tingkat agar lebih rajin belajar, percaya diri, serta berani mengikuti perlombaan. Madrasah memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan, dan kami ingin semakin banyak siswa MIN 1 Kota Medan yang tampil serta meraih prestasi di berbagai bidang,” pesannya.
Sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan pencapaian kedua siswi, Ali Sanusi Rambe memberikan uang pembinaan kepada Hanna Sofia Syahyadi dan Aina Aqila. Pemberian tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh siswa sekaligus menambah semangat mereka untuk terus belajar dan berpartisipasi dalam kompetisi akademik. Apresiasi ini juga menjadi pengingat bahwa setiap usaha, kerja keras, dan pencapaian siswa layak mendapatkan perhatian serta dukungan dari madrasah.
Keberhasilan Hanna dan Aina diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa MIN 1 Kota Medan untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi sesuai dengan potensi masing-masing. Dukungan dari pimpinan madrasah, guru, dan lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa untuk berani mencoba dan berkompetisi secara sehat. Melalui semangat belajar dan pembinaan yang berkelanjutan, MIN 1 Kota Medan diharapkan terus melahirkan generasi yang berprestasi, percaya diri, dan mampu membawa nama baik madrasah di tingkat yang lebih luas.

