Medan (Humas) — Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Khutbatul Wada’ dan Wisuda Santri-Santriwati Angkatan ke-34 Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan yang berlangsung di Aula PPMDH TPI, Jalan Pelajar No. 44, Kecamatan Medan Kota, Rabu (6/5/2026). Momentum istimewa tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan Islam dan pembinaan generasi muda berkarakter.
Turut hadir Wakil Ketua DRPD Sumut H. Salman Alfarisi, Lc, Ketua Yayasan TPI Medan, Prof. H. Ismet Danial Nasution, Ketua I TPI Medan H. Ikrom Helmi, Direktur Ponpes Darul Hikmah TPI Medan Dr. H. Yose Rizal, S.Ag, MM, Ketua Badan Silaturahmi Pondok Pesantren (BSPP) Sumatera Utara Yulizar Parlagutan Lubis, Kepala Seksi Pakis Kemenag Medan H. Ahmad Faisal Nasution, M.HI, Sekretaris Umum MUI Kota Medan Dr. H. Amar Adly, Lc, MA, Kepala Rumah Tangga Ponpes Darul Hikmah, Eli Juliati, S.Ag, M.Pd, Kepala MA Ponpes Darul Hikmah Umroh Nasution, Kepala MTs Ponpes Darul Hikmah Ahmad Rifai Sinaga, Kepala KUA Medan Kota, Khairul Azmi Harahap, S.Ag dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Impun Siregar menegaskan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam membangun generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas.
“Pesantren adalah benteng moral umat dan pusat lahirnya generasi yang berkarakter. Dari pesantren lahir anak-anak bangsa yang memiliki ilmu, akhlak, kedisiplinan, serta semangat pengabdian kepada agama dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI dalam mendidik dan membina para santri hingga mampu berprestasi di berbagai bidang.
“Kami bangga melihat para santri yang hari ini diwisuda. Mereka bukan hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa nilai-nilai keislaman, adab, dan tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kakan Kemenag Medan mengajak seluruh lembaga pendidikan Islam untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan zaman, terutama dalam membina generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai moderasi dan kebangsaan.
“Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, pesantren harus terus menjadi cahaya peradaban. Santri hari ini adalah calon pemimpin masa depan yang akan menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan TPI Medan, Prof. H. Ismet Danial Nasution, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang TPI Medan yang telah memasuki usia ke-76 tahun dan terus konsisten melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak dan berprestasi.
“Selama 76 tahun, TPI terus berkomitmen menjaga marwah pendidikan Islam dengan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kepedulian terhadap umat serta bangsa,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada para santri yang diwisuda agar terus menjaga nama baik almamater serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.
“Wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah generasi yang mampu membawa manfaat, menjaga nilai-nilai keislaman, dan menjadi kebanggaan orang tua serta masyarakat,” pesan Prof. Ismet.
Sementara itu, Direktur Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI, H. Yose Rizal menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri angkatan ke-34 yang banyak diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta melalui jalur prestasi.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga para santri terus menjaga nama baik pesantren dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat, bangsa, dan masyarakat,” ungkapnya.
Melalui momentum ini, Kementerian Agama Kota Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi religius, moderat, cerdas, dan berdaya saing.

