Wujudkan Kasih dalam Aksi, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Bantu Panti Asuhan Ebenaezer

Medan (Humas) — Kepedulian kepada sesama diwujudkan melalui aksi nyata dengan memberikan perhatian dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, khususnya anak-anak panti asuhan. Hal tersebut dilakukan dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama bersama anak-anak Panti Asuhan Ebenaezer Helvetia, Senin (21/9/2026). Selain menyampaikan pesan keagamaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal panti asuhan. Momentum ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kasih melalui pelayanan keagamaan yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Verawati, M.Pd. turut memberikan bimbingan rohani kepada anak-anak Panti Asuhan Ebenaezer Helvetia. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kasih kepada Tuhan perlu diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata kepada sesama. Ia juga mengajak anak-anak untuk tetap memiliki pengharapan dan percaya kepada pertolongan Tuhan ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan. “Salah satu bukti kasih kita kepada Tuhan adalah dengan mengasihi dan menolong orang yang sangat butuh pertolongan,” ujar Verawati.

Selain penyampaian bimbingan rohani, Verawati menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan sewa rumah Panti Asuhan Ebenaezer. Bantuan tersebut diperoleh melalui upaya mengajak para donatur, teman, dan saudara untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada anak-anak panti. Menurutnya, kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain. “Mari kita buktikan kasih kita dengan aksi, bukan hanya dengan kata-kata manis saja,” pesannya.

Dalam bimbingan tersebut, Verawati juga menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Lukas 4:1–13 dengan judul “Percobaan di Padang Gurun”. Pesan tersebut mengingatkan anak-anak agar tetap beriman dan berpegang pada firman Tuhan ketika menghadapi ujian dalam kehidupan. Sementara itu, berbagai tantangan yang datang tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan pengharapan, tetapi menjadi kesempatan untuk semakin menguatkan iman. “Tetap beriman dan firman Tuhan adalah senjata yang ampuh untuk menguatkan hati yang sedang bergumul,” ungkap Verawati.

Senada dengan hal itu, kegiatan bimbingan rohani menjadi ruang untuk memberikan penguatan kepada anak-anak agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi keadaan yang sulit. Verawati mengimbau anak-anak untuk tetap percaya bahwa pertolongan Tuhan dapat hadir melalui berbagai cara dan melalui orang-orang yang peduli terhadap kehidupan mereka. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman, perhatian, dan semangat bagi anak-anak panti. Nilai kasih yang diwujudkan melalui kepedulian diharapkan dapat terus menumbuhkan harapan serta kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan bimbingan dan penyuluhan bersama anak-anak Panti Asuhan Ebenaezer Helvetia berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian. Penyerahan bantuan untuk kebutuhan sewa rumah panti menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap keberlangsungan kehidupan anak-anak yang berada di dalamnya. Melalui kegiatan tersebut, pesan keagamaan tidak hanya disampaikan dalam bentuk pengajaran, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan sosial yang memberikan manfaat langsung. Kehadiran Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan diharapkan terus menjadi bagian dari penguatan iman sekaligus penumbuhan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *