PAI Medan Amplas Tekankan Pentingnya Etika Digital Dalam Puasa

Medan (Humas) — Dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 Hijriah, tausyiah keagamaan kembali digelar di Masjid Jamik UISU Medan yang berlokasi di Jalan SM. Raja, Senin (02/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri puluhan jamaah yang memadati area masjid sejak menjelang pelaksanaan ibadah malam.

Tausyiah menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Amplas, Dr. Syarto, Lc., M.A., dengan mengangkat tema “Puasa dan Etika Digital: Hoaks, Ghibah, dan Fitnah.” Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKM Masjid Jamik UISU, H. Habibullah, M.A., bersama jajaran pengurus masjid.

Dalam ceramahnya, Dr. Syarto menekankan bahwa ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai latihan pengendalian diri dari berbagai ucapan dan perbuatan yang dapat merusak nilai-nilai moral, termasuk dalam aktivitas di ruang digital.

Ia menyoroti fenomena maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi di media sosial, serta praktik ghibah dan fitnah yang kerap terjadi di ruang digital tanpa disadari oleh penggunanya.

Menurutnya, tantangan umat Islam di era digital menuntut kesadaran baru dalam bermedia. Setiap individu harus memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada publik.

Puasa adalah madrasah pengendalian diri. Tidak cukup hanya menjaga lisan, tetapi juga menjaga jari dan pikiran agar tidak menjadi sarana penyebaran hoaks maupun fitnah,” ujar Dr. Syarto di hadapan jamaah.

Tausyiah berlangsung dalam suasana khidmat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti materi yang dinilai sangat relevan dengan dinamika kehidupan modern, khususnya dalam penggunaan media sosial yang semakin masif di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Masjid Jamik UISU Medan diharapkan terus berperan sebagai pusat pembinaan spiritual dan moral umat, sekaligus menjadi ruang edukasi keagamaan yang mendorong terbentuknya masyarakat yang religius, kritis, serta beretika di tengah arus informasi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *