Medan (Humas) Kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya berlangsung khidmat di Gedung Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, pada Rabu (11/3/2026).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumut, pimpinan OPD Provinsi Sumatera Utara, serta para wali kota dan bupati se-Sumatera Utara. Kehadiran Ketua MPR RI ke Sumatera Utara sekaligus dalam rangka menyerahkan bantuan bagi korban bencana alam yang terjadi di beberapa daerah.
Dalam kesempatan tersebut, bantuan diserahkan kepada dua kabupaten yang terdampak bencana, yaitu Kabupaten Langkat yang diterima langsung oleh Bupati Langkat Syah Afandin, serta Kabupaten Tapanuli Selatan yang diterima oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu. Turut hadir pula Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe dalam kegiatan tersebut.
Kunjungan dan pemberian bantuan dari MPR RI ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana alam yang terjadi belakangan ini di wilayah Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua MPR RI beserta rombongan. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Ketua MPR RI di Sumatera Utara merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat di daerah.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari program kepedulian sosial MPR RI kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut juga tampak hadir anggota DPR/MPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara, Ade Jona Prasetyo.
Menjelang waktu berbuka puasa, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, menyampaikan tausiah singkat mengenai hikmah puasa Ramadan. Dalam tausiahnya, Damri mengangkat tema “Dua Hikmah Puasa Ramadan” yang dapat menjadi pelajaran bagi umat Islam.
Ia menjelaskan bahwa hikmah pertama dari puasa adalah melatih diri untuk menjadi pribadi yang jujur. Menurutnya, ibadah puasa merupakan ibadah yang sangat bergantung pada kejujuran diri seseorang kepada Allah SWT.
“Hikmah pertama dari puasa adalah melatih kita menjadi orang yang jujur. Karena puasa adalah ibadah yang hanya diketahui oleh diri kita dan Allah SWT,” ujarnya.
Selanjutnya, Damri juga menyampaikan bahwa hikmah kedua dari puasa adalah melatih umat Islam untuk menjadi pribadi yang dermawan dan peduli terhadap sesama. Hal ini tercermin dari berbagai kegiatan sosial yang dilakukan oleh para pemimpin dan pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Puasa juga melatih kita menjadi orang yang dermawan. Seperti yang kita saksikan hari ini, Ketua MPR RI memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana, begitu juga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang melaksanakan Safari Ramadan di lima kabupaten/kota dengan memberikan bantuan kepada masjid dan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadan

