Grup Marhaban ASN KUA Medan Sunggal Meriahkan Tasyakuran Aqiqah Cucu Kepala KUA

Medan (Humas).Grup Marhaban ASN KUA Medan Sunggal turut memeriahkan acara tasyakuran aqiqah cucu Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I, yang bernama Rayyan Fawwaz Maulana Pasaribu. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di JL. Sempurna Gang Melati 43, Tembung, Medan, pada Minggu, (3/3/2026). Acara ini menjadi momen kebersamaan yang sarat nilai religius sekaligus mempererat silaturahmi antar ASN dan masyarakat sekitar.

Rangkaian acara diawali oleh pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahtim tahlil. Suasana semakin syahdu saat grup Marhaban ASN KUA Medan Sunggal melantunkan marhaban yang dipimpin oleh Muammar Lubis dan Muhammad Fadli Lubis. Lantunan shalawat yang merdu dan penuh penghayatan menggugah hati para hadirin, terlebih keduanya dikenal sebagai qori tingkat Provinsi Sumatera Utara yang memiliki kualitas suara yang sangat indah.

Kemeriahan acara berlanjut dengan prosesi tepung tawar sebagai bentuk doa dan harapan kebaikan bagi sang bayi. Selanjutnya, tausiah disampaikan oleh Prof. Dr. H. Muhammad Hatta, MA yang memberikan pesan mendalam kepada keluarga. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya rasa syukur dan tanggung jawab atas amanah besar yang diberikan Allah SWT melalui kehadiran seorang anak.
“Dengan lahirnya anak, bertambah pula nikmat Allah SWT, maka syukurilah dan tunaikan tanggung jawab atas amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.”ujar Muhammad Hatta

Dalam sambutannya,
Kepala KUA Medan Sunggal, Agus Salim, menyampaikan rasa syukur atas kelahiran cucu laki-laki pertamanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para jiran tetangga dan seluruh undangan yang telah hadir serta mendoakan cucunya. Kehadiran para tamu undangan menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara tasyakuran aqiqah ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini. Dengan iringan doa dan harapan, semoga Rayyan Fawwaz Maulana Pasaribu tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Kegiatan tasyakuran aqiqah ini mencerminkan nilai syukur, kebersamaan, dan penguatan spiritual dalam kehidupan masyarakat. Melalui doa, lantunan marhaban, dan nasihat agama, diharapkan generasi yang lahir dapat tumbuh dalam keberkahan serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan keluarga.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *